Bantu ASN Pasca pensiun, BJB Luncurkan Kredit Guna Bhakti

Ekbis  MINGGU, 05 MEI 2019 , 09:46:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Bantu ASN Pasca pensiun, BJB Luncurkan Kredit Guna Bhakti

Nasabah BJB rasakan manfaat KGB/Ist

RMOLJabar. PT Bank Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) terus mendorong debitur untuk berpola produktif melalui penyaluran kredit produktif program Kredit Guna Bhakti (KGB).

Program KGB memungkinkan untuk ASN/PNS untuk bisa berbisnis di luar tanggung jawab pekerjaan utama sebagai persiapan melanjutkan keberlangsungan ekonomi pasca pensiun.

Kredit Guna Bhakti (KGB) diberikan khusus untuk debitur berpenghasilan tetap seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS), pegawai BUMD dan pegawai swasta berpenghasilan tetap yang payroll gajinya telah atau belum disalurkan melalui bank BJB. Serta, tempat debitur bekerja telah memiliki perjanjian kerja sama dengan bank bjb dimana sumber pengembaliannya berasal dari gaji debitur yang digunakan untuk keperluan multiguna.

Sebagai salah satu produk agen perubahan nasional, bank BJB mendorong program KGB sebagai pembiayaan pengembangan usaha, pendirian usaha, kebutuhan dana pendidikan hingga kebutuhan konsumtif.

Dalam program KGB, angsuran kredit akan dipotong otomatis dari setiap gaji yang diterima pegawai setiap bulan. Besaran angsuran dapat disesuaikan dengan nilai penghasilan debitur yang mengacu pada tenor pengembalian. Untuk plafon pinjaman, dimulai dari nominal Rp10 juta hingga Rp500 juta. Adapun untuk tenor pengembalian dapat dimulai dari jangka waktu 12 bulan hingga 15 tahun.

Salah satu nasabah yang merasakan manfaat program KGB tersebut salah satunya Deni. Ayah tiga orang anak yang saat ini dinas di Kelurahan Utama, Kota Cimahi itu mengaku terbantu dalam menyiapkan masa depan di luar pekerjaan utama.

"Saya memerlukan tambahan modal untuk usaha istri saya. Istri sedang mengelola bisnis transportasi, rental kendaraan roda empat," kata Beni (42), saat ditemui di kediamannya di Cimahi.

Suami dari Winny Srie Sugesti itu mengungkapkan, istrinya memang sempat memulai usaha tersebut beberapa tahun lalu. Namun, sempat terhenti karena terbentur modal.

"Saya sempat merasakan pedihnya terjerat rentenir karena belum kenal dengan beragam program yang dimiliki bank BJB," katanya dalam keterangan yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (5/5).

Diakui Beni, dirinya dengan istri mengajukan kredit Maret 2018 dengan plafon Rp216 juta untuk 15 tahun. Sebagai ASN, dia merasa, syarat yang diajukan pihak bank BJB sangat gampang.

"Sangat mudah karena penjelasan pihak bank BJB tidak bertele-tele. Syarat-syarat pun mudah dan proses pencairan juga sangat cepat," ungkap Beni.

Secara teknis, persyaratan yang dilampirkan debitur antara lain, salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemohon dan pasangan, kartu keluarga (KK) atau akta nikah, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), kartu pegawai, surat keputusan pegawai, surat pengangkatan kepangkatan terakhir, slip gaji, kartu Taspen serta pas foto berukuran 3×4 satu buah.

Tidak hanya sebatas itu, Beni mengaku, merasa pengembangan usaha yang dijalankannya saat ini sangat terbantu. Sebab, dia mendapatkan edukasi bisnis dan pemahaman pengelolaan keuangan dari pihak bank BJB secara berkala.

"Dalam setahun ini, saya sudah merasakan manfaatnya. Semoga ke depan bisa merintis usaha yang lain," katanya.

Selain itu, bank BJB memberikan penawaran menarik bagi debitur KGB yakni dengan menggelar program undian berhadiah umrah. Program tersebut diselenggarakan dalam rangka meningkatkan loyalitas nasabah dan telah dilakukan rutin sejak 2015. Program ini merupakan bentuk apresiasi bank BJB kepada nasabah kredit konsumer.

Pada tahun 2018, bank bjb berkesempatan memberangkatkan sebanyak 175 na­abah Muslim. Sementara untuk pemenang undian debitur non muslim, bank bjb menyediakan perjalanan ke holyland.

Beberapa tujuan di antaranya perjalanan menuju Betlehem bagi pemeluk Nasrani, Sungai Gangga di India untuk Hindu dan Nepal bagi penganut Budha.

KGB memiliki fitur penyisihan dana sebesar 1 kali angsuran dari hasil pencairan kredit di rekening tabungan debitur, karena itu saldo dapat digunakan sewaktu-waktu bila ada hal yang tidak terduga dikemudian hari, pun dapat memacu budaya menabung dengan menambah saldo Tabungan Masa Datang karenanya saldo tersebut tetap memperoleh jasa bunga tabungan.

Selain KGB, bank BJB juga menawarkan produk baru pada 2017 berupa KGB Plus. Seperti KGB, layanan dari KGB Plus juga ditujukan bagi debitur dengan penyaluran gaji melalui bank BJB. Namun sumber angsuran berasal dari tunjangan penghasilan. Sehingga tidak mengganggu payroll kredit lain.

Usaha-usaha yang dilakukan oleh debitur di daerahnya mendukung program Pemerintah yang disupport oleh bank BJB seperti OVOC, One Product One Pesantren, Pesat dan BJB Bisa sebagai salah satu luncuran produk yang mengarah literasi keuangan. [gan]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

KAMIS, 11 JULI 2019 , 04:26:00