BNI Kembangkan Digital Bisnis Teranyar

Ekbis  MINGGU, 05 MEI 2019 , 09:53:00 WIB | LAPORAN: ALDI FERDIAN

BNI Kembangkan Digital Bisnis Teranyar

Ilustrasi BNI/Net

RMOLJabar. Tren digitalisasi yang menjadi kekuatan penting di era industri 4.0 telah merambah ke berbagai sektor kehidupan, termasuk di sektor perbankan dan sistem pembayaran.

Menanggapi hal tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menciptakan New Banking Experiences melalui diferensiasi channel layanan perbankan serta mengembangkan Digital Business baru lengkap dengan ekosistemnya untuk nasabah.

"Upaya tersebut sejalan dengan image baru BNI yang bertransformasi menjadi bank digital," kata Pemimpin Divisi Solusi dan Keamanan Teknologi Informasi BNI Muhammad Faisal Jazuli pada acara Bincang Bersama Media Jawa Barat bertajuk "Menuju Era Baru Perbankan Melalui Digitalisasi" di Bandung, Kamis (2/5).

Faisal mengungkapkan BNI sendiri sudah melakukan eksplorasi maupun eksploitasi terhadap kapabilitas teknologi yang sedang berkembang saat ini.

Eksplorasi yang dilakukan yaitu berkolaborasi dengan akselerator startup untuk terus mengikuti perkembangan-perkembangan terbaru dari trend teknologi, adopsi kapabilitas-kapabilitas teknologi terkini seperti Big Data, Artificial Intelligent, Internet of Things, API Management, Cloud, dan Blockchain.

"Kita terus mengikuti, perkembangan terbaru dari trend teknologi," ujarnya.

Faisal menambahkan untuk eksploitasi kapabilitas teknologi eksisting, dengan mendigitalisasi channel-channel BNI seperti BNI Mobile Banking, SMS Banking, Internet Banking, Agen 46, social media platform, terus dikembangkan menuju omni channel, dimana di antara channel-channel tersebut dapat menggunakan single sign on dan semua fitur-fiturnya saling terintegrasi.

"Melalui omni channel tentunya diharapkan Nasabah Bank BNI memiliki experiences dan kenyamanan yang sama," imbuhnya.

Selain mendigitalisasi produk dan layanan yang sudah ada saat ini, BNI juga sedang membangun bisnis digital baru. BNI juga menyediakan layanan-layanan digital seperti API Management Services, Virtual Account, di dalam market/ekosistem baru yang akan menghasilkan new revenue stream.

"Eosistem itu berupa Business to Customer (B2C), Business to Business (B2B), dan Business to Business to Customer (B2B2C),” pungkasnya. [gan]

Komentar Pembaca