KOTA BANDUNG

Bonus 'Kadeudeuh' Bagi Kafilah Berprestasi

Ragam  KAMIS, 09 MEI 2019 , 02:15:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Bonus 'Kadeudeuh' Bagi Kafilah Berprestasi

'Kadeudeuh' Diberikan Langsung Oleh Walkot Bandung/RMOLJabar

RMOLJabar. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan hadiah bonus berupa uang 'kadeudeuh' kepada para kafilah yang berhasil meraih prestasi pada gelaran Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) XVI/2019 tingkat Jawa Barat. Para kalifah tersebut telah membawa Kota Bandung menjadi juara umum pertama kali di ajang STQH Jabar.

Hadiah langsung diberikan oleh Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dalam acara pengajian rutin ASN di Masjid Al Ukhuwah, Jalan Wastukancana, Bandung, Rabu (8/5).

"Saya bangga. Insya Allah, saya berharap warga Kota Bandung suatu saat menjadi ahli Alquran," ucap Oded.

Oded berharap, pemberian 'kadeudeuh' ini menjadi pemacu semangat bagi masyarakat Kota Bandung secara umumnya untuk lebih memperdalam lagi kajian Alquran.

"Saya mengajak seluruh warga Kota Bandung yang beragama Islam menjadi ahli Alquran,”" tuturnya.

Pemkot Bandung memberikan 'kadeudeuh' sebesar Rp40 juta untuk peraih juara, lalu Rp30 juta (peringkat kedua) dan Rp20 juta  (peringkat ketiga). Sedangkan untuk cabang hafalan hadis, juara mendapat kadeudeuh Rp 15 juta, dan Rp10 juta untuk peringkat kedua. Perbedaan jumlah tersebut karena hafalan hadis masih menjadi eksibishi pada STQH XVI 2019.

Sedangkan untuk para kafilah yang belum masuk dalam tiga besar tetap memperoleh kadeudeuh sebesar Rp5 juta.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, raihan positif ini merupakan hasil kerja kolektif semua unsur yang mendukung kontingen STQH Kota Bandung.

"Ini adalah keberhasilan bersama para kafilah, pembina, maupun pengasuh. Termasuk juga berkat dukungan Pemkot, Kementerian Agama Kota Bandung dan bahkan DPRD Kota Bandung," papar Ema.

Secara khusus Ema mengingatkan, raihan gelar juara umum ini tidak bolah membuat kafilah dan tim kontingen Kota Bandung terlena dalam euforia. Namun harus lebih fokus untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan capaian di gelaran STQH berikutnya.

Ema berharap, para kafilah di STQH bisa mengikuti torehan prestasi Kota Bandung di gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), yang sudah mencatatkan tujuh titel juara umum secara berturut-turut.

"Ini momentum dan modal kita untuk meningkatkan kualitas baik MTQ maupun STQ‎," pungkasnya. [aga]

Komentar Pembaca