Jika Merasa Dikriminalisasi, UBN Bisa Ajukan Praperadilan

Hukum  JUM'AT, 10 MEI 2019 , 09:46:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Jika Merasa Dikriminalisasi, UBN Bisa Ajukan Praperadilan

Ustaz Bachtiar Nasir /net

RMOLJabar. Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Edi Hasibuan menyatakan, Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) bisa mengajukan praperadilan jika merasa didiskriminasi oleh pihak kepolisian.

Namun ia merasa yakin langkah yang diambil pihak kepolisian dalam memanggil eks Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia itu murni merupakan tindak kriminal.
 
"Melihat dalam kasus ini ada peristiwa di dalamnya. Ada bukti-bukti yang kuat dan petunjuk yang lengkap. Kami menilai ini murni masalah hukum dan tidak ada kaitannya politik," ujar Edi di Jakarta seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL.

Menurut mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini, polisi tidak bisa sembarangan menetapkan seseorang sebagai tersangka. Penyidik kepolisian itu independen.
 
"Apabila UBN merasa dirinya dikriminalisasi, saya kira dia bisa melakukan perlawanan hukum lewat prapradilan," imbuh dokter ilmu hukum ini.

Dan upaya perlawanan hukum lewat praperadilan yang dilindungi UU. Sebaliknya kepada penyidik, ia meminta tetap memegang praduga tak bersalah dan memenuhi hak UBN sebagai tersangka. 

Sebelumnya Direktorat Eksus Bareskrim Polri menetapkan mantan Ketua GNPF MUI itu sebagai tersangka dalam kasus Tindak Pidana Pencucian Uang Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS). Pihak kepolisian sudah melayangkan surat panggilan, namun belum dipenuhi bersangkutan. [din]
 

Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00