Saddam Jihad: Kematian KPPS Jangan Dipolitikin!

Politik  MINGGU, 12 MEI 2019 , 03:45:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Saddam Jihad: Kematian KPPS Jangan Dipolitikin!

Saddam Jihad/Net

RMOL. Semua pihak diharapkan untuk tidak melakukan politisasi atas meninggalnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Komisi Pemilihan Umum (KPU). Termasuk dengan mendesak pembentukan tim pencari fakta (TPF).

Begitu seruan Saddam Jihad, yang mengaku masih Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (11/5).

Secara pribadi, Saddam meminta kepada semua pihak untuk tidak mempolitisasi wacana tersebut hanya untuk kepentingan politik kelompok tertentu.

"Dalam posisi sekarang ini jangan akhirnya kita mengkapitalisasi korban-korban itu. Jangan akhirnya kita mengkapitalisasi untuk kepentingan politik," imbaunya.

Dia mengaku lebih setuju semua masalah yang ada disampaikan kepada pihak yang berwenang untuk melakukan langkah-langkah terkait.

"Kalau misalkan ada permasalahan, silakan dilihat juga dari sisi, kan ada yang punya wewenang. Misalkan kalau mau diotopsi dan lain sebagainya, sudah sesuai dengan mekanisme belum. kan ada kepolisian, dokter ahli dan lain sebagainya," urainya.

Itupun, sambungnya, harus terlebih dahulu meminta izin kepada keluarga korban.

"Misalkan keluarganya mau nggak diotopsi, kalau nggak mau terus mau gimana. Bahaya ketika ada yang mempolitisasi masalah kesehatan dan lain sebagainya," tekannya. [jar]

Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA