200 Kg Sabu Yang Disita BNN Dikendalikan Narapidana

Hukum  MINGGU, 12 MEI 2019 , 09:36:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

200 Kg Sabu Yang Disita BNN Dikendalikan Narapidana

Ilustrasi sabu/Net

RMOLJabar. Gudang narkoba yang digerebek di Bekasi diduga kuat perederannya dikendalikan oleh seorang narapidana. Dua lokasi yang digerebek yakni di daerah Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sedangkan kedua di Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

"Indikasinya kuat bahwa pengendalinya adalah seorang narapidana yang saat ini menjalani hukuman di salah satu lembaga pemasyarakatan di Jawa," kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari di Kota Bekasi, Minggu pagi (12/5).

Dari hasil penggerebekan itu, anggota mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 200 kilogram, ekstasi 25 ribu butir dan Happy Five 4 ribu butir. Narkoba itu dibawa dari Sumatera.

"Tepatnya dari provinsi Riau dan kemungkinan besar asal narkoba berasal dari Malaysia," ucap Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari di Kota Bekasi, Minggu pagi (12/5).

Menurutnya, sabu asal Malaysia tersebut diselundupkan melalui jalur laut menuju Provinsi Riau. Selanjutnya menuju Bekasi.

"Dari Malaysia yang diseberangkan atau diselundupkan ke Indonesia melalui jalur laut kemudian melalui jalur darat," katanya seperi dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

Proses pengiriman dari Provinsi Riau ke Bekasi, jelas Irjen Arman, menggunakan sebuah truk yang disamarkan dengan buah kelapa untuk mengelabui petugas.

"Menggunakan truk tronton yang dicampur dengan kelapa untuk menyamarkan atau menyembunyikan atau paling tidak menyamarkan narkoba yang dibawa didalam truk tersebut," jelas Irjen Pol Arman.

Perlu diketahui, sepeda motor dan mobil truk yang digunakan para pelaku turut disita dalam penggerebakn itu. [gan]

Komentar Pembaca