KABUPATEN CIREBON

Harga Gabah Selisih 500 Rupiah Sangat Berarti Bagi Petani

Pemerintahan  MINGGU, 12 MEI 2019 , 20:27:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Harga Gabah Selisih 500 Rupiah Sangat Berarti Bagi Petani

Petani Kabupaten Cirebon/RMOLJabar

RMOLJabar. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Cirebon, menyayangkan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon yang terkesan membiarkan harga gabah para petani menurun drastis.

Sekretaris Majelis Pertimbangan (MP) DPC SPI Kabupaten Cirebon Dedi Supriyatno mengatakan, harga jual gabah di kalangan petani hanya di angka Rp3.600-3.700 per Kg. Harga itu tidak sesuai dengan biaya operasional yang telah dikeluarkan petani sejak tanam hingga panen.

"Harga gabah sekarang perkilo 3600/3700, maksud ingin petani harga gabah jual 4000 atau 4500/kilo," ujar Dedi, Minggu (12/5).

Dikatakan Dedi, selisih harga Rp500 per Kg sangat berarti bagi petani. Jika hanya dibandrol harga di bawah Rp4.000 bagaimana mungkin mensejahterakan para petani. Bahkan, untuk mengembalikan modal saja belum mencukupi.

"Seharusnya petani lebih sejahtera. Malah sekarang sebaliknya. Menurut kami kepada pihak dinas terkait dalam hal ini Dinas Pertanian harus tahu di lapangan gimana caranya supaya ada solusi harga gabahnya lebih tinggi agar petani tidak dirugikan. Apalagi program pemerintah soal ketahanan pangan, minimal hasil pertanian di Kabupaten Cirebon lebih banyak sesuai dengan program pemerintah," tandasnya. [yud]


Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00