Penginapan Masih Menjadi Kendala Embarkasi Haji Dan Umroh Di Kertajati

Ragam  SENIN, 13 MEI 2019 , 14:52:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIQ SUPRIADI

Penginapan Masih Menjadi Kendala Embarkasi Haji Dan Umroh Di Kertajati

BIJB Kertajati/net

RMOLJabar. Rencana pemerintah menjadikan BIJB Kertajati sebagai embarkasi haji dan umroh tahun ini masih terkendala masalah penginapan bagi jamaah. Kini Pemprov Jabar terus berupaya menanganinya.

"Penginapan menjadi kendala. Tapi kekurangnya siap disempurnakan," ujar Wakil Gubernur Jawa Bawa Uu Ruzhanul Ulum saat safari ramadhan ke Kota Sukabumi, Senin (12/5)

Menurutnya terdapat dua alternatif terkait permasalahan penginapan. Pertama ada hotel di Cirebon yang cukup memadai. Namun jarak dari hotel ke bandara sekitar 45KM.

"Ada satu lagi Islamic Center di Majalengka dan sebrangnya hotel. Ini sangant memungkinkan. Tinggal fasilitas lainnya dalam hal keamaman. Terutama menutup jalan agar tidak ada akses ke sana ke mari. Itu bukan jalan protokol, jadi tidak masalah kalau ditutup," ucapnya.

Namun untuk kepastian, pekan ini dirinya akan ke lokasi bersama dengan kementerian. "Minggu ini ke sana melihat dengan kementerian. DI Cirebon atau Majalengka yang cocok. Kalau persiapan lain sudah, termasuk panjangnya pendaratan,' ungkapnya.

Tak hanya itu, 15 Juni ini penerbangan ke dan dari luar Jawa yang di Bandara Husein Sastranegara akan dipindahkan ke Majalengka. Sehingga BIJB Kertajati akan berfungsi secara maksimal. "Tidak semua penerbangan. Luar Jawa saja secara bertahap. Nanti semua berpindah ke sana," pungkasnya.[son]

Komentar Pembaca