Wagub Uu Lantik 2.512 CEO BUMDes

Pemerintahan  KAMIS, 16 MEI 2019 , 05:53:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Wagub Uu Lantik 2.512 CEO BUMDes

Uu Ruzhanul Ulum/RMOLJabar

RMOLJabar. Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum melantik 2.512 CEO Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Sasana Budaya Ganesha Bandung.

Kehadiran CEO BUMDes diharapkan dapat melambungkan skala usaha yang berdampak pada ekonomi desa secara berkelanjutan.

Menurut Uu, perekrutan CEO BUMDes berdasarkan pertimbangan profesionalitas. CEO BUMDes sendiri merupakan bagian dari program One Village One Company (OVOC) yang bertujuan untuk mengembangkan BUMDes dengan landasan karakteristik dan kebutuhan.

"Strategi yang coba kami kembangkan dalam BUMDes oleh para CEO yaitu lewat penyertaan modal, peningkatan kapasitas, mentorship dan marketplan. Harapannya, jumlah BUMDes, omzet, dan akses pemasaran, meningkat," ucap Uu, Rabu (15/5).

Saat ini, lanjut Uu, lebih dari 60 persen BUMDes Jawa Barat bergerak di bidang perdagangan dan jasa. Lalu, sekisar 12 persen di sektor pertanian dan 3 persen di sektor pariwisata. Maka itu, keberadaan CEO BUMDes diperlukan supaya potensi di setiap daerah mencuat.

"CEO harus jadi konseptor memanajemen BUMDes," ujarnya.

Dirinya memaparkan, bahwa ada tiga pilar yang tengah dibangun oleh Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat demi mewujudkan Desa Juara. Pertama, digitalisasi layanan dasar desa.

Pilar tersebut, kata Uu, meliputi progam 1 Desa 1 Hafidz, Siskeudes non Tunai, Desa Binaan Perguruan Tinggi, Patriot Desa Digital, Teachcast, Sapa Warga (1 RW 1 HP), WA Grup Desa, E-Commerce Desa, Internet Masuk Desa, dan Sekoper Cinta.

"One Village One Company (OVOC) yang meliputi program Holding BUMDes, Revitalisasi Pasar Desa, Desa Wisata, Kredit Mesra, 1 Desa 2 BUMDes, BUMDes Juara, Sekolah CEO, CEO BUMDes, dan Teknologi Tepat Guna Juara," paparnya.

Pilar terakhir adalah Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa) dengan program Masjid Tempat Peradaban, Jalan Desa Mulus, Sanitasi, Jembatan Gantung Desa, Kampung Caang Listrik, Posyandu Juara, Balai Desa Juara, Mobil Maskara, SMK Masuk Desa, dan Peningkatan Desa Mandiri.

Oleh karena itu, diperlukan sinergi untuk merealisasikan semua program. Tujuannya, supaya permasalahan desa dapat teratasi.

"Perlu upaya dan sinergi terus menerus agar program yang kami laksanakan mampu mengatasi permasalahan di desa," katanya.

Sementara itu, Dirjen Pembangunan Kawasan Pedesaan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Harlina Sulistyorini mengapresiasi keberadaan CEO BUMDes. Menurutnya, pendamping memang dibutuhkan untuk mengelola potensi desa dengan maksimal.

"Acara ini sangat strategis bagi pendamping desa untuk menimba ilmu. Salah satu visi Jabar juga kan inovasi dan kolaborasi. Saya lihat sudah banyak BUMDes yang terbentuk dan CEO yang dikukuhkan mengawal BUMDes tersebut," ungkapnya.

Ia pun meminta CEO BUMDes untuk berkolaborasi dengan daerah di sekitarnya yang belum memiliki BUMDes.

"Kenapa saya tawarkan karena dengan kolaborasi antar desa itu tentu skala ekonomi akan lebih besar dan akan ada potensi kerjasama dengan pihak luar," katanya.

Setelah pelantikan CEO BUMDes, Pemdaprov Jabar menggelar Rapat Koordinasi Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) sekaligus penandatanganan kesepakatan dengan PT Astra dan BUMDes Desa Banjaran serta Majalengka. [aga]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00