Refly Harun: "Pemilu Curang? Heran? Saya Tidak

Politik  KAMIS, 16 MEI 2019 , 08:04:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Refly Harun:

Refly Harun/net

RMOLJabar. Sejak era Reformasi 1999, kecurangan selalu terjadi disetiap ajang Pemilu. Maka pihak yang merasa dicurangi harus bisa membuktikan kecurangan tersebut jika ingin merubah hasil rekapitulasi suara.

Demikian diungkapkan  Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun mengaku tidak heran dengan maraknya dugaan kecurangan dalam proses pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019.

"Pemilu curang? Heran? saya tidak. Itulah problem akut Pemilu era Reformasi sejak 1999. Pelakunya, (bisa jadi) semua kontestan," tulis pria kelahiran Palembang ini di Twitter, Rabu (15/5).

Refly menambahkan, kecurangan dalam Pemilu bisa bersifat kualitatif yang terkait langsung dengan proses, ataupun kuantitatif yang terkait langsung dengan perolehan suara. Maka dari itu, pihak yang merasa dicurangi menurutnya harus bisa membuktikan.

"Persoalannya, banyak pihak mengaku dicurangi. Tapi ketika disuruh menunjukkan bukti, kewalahan. Atau buktinya tidak signifikan mengubah hasil Pemilu," lanjutnya seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

Diketahui sebelumnya, Paslon 02 Prabowo-Sandi menjadi pihak yang gencar merasa dicurangi dalam proses Pilpres 2019. Bahkan, kubu ini menggelar Simposium untuk mengungkap fakta-fakta kecurangan dalam Pemilu 2019.

Menanggapi hal tersebut, Refly berharap Prabowo dan Sandi berkenan membawa data kecurangan yang dimiliki ke Mahkamah Konstitusi. Langkah tersebut, katanya, sesuai dengan ketentuan konstitusi yang berlaku.

"Saya berharap BPN (Prabowo-Sandi) mau membawa data kecurangan itu ke MK, sehingga jadi tahu apakah memang signifikan mengubah hasil pemilu. Kita pun bisa ikut menilainya," pungkas Refly.[son]



Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00