KPU Majalengka Tak Terbukti Lakukan Kesalahan Administrasi

Politik  KAMIS, 16 MEI 2019 , 16:50:00 WIB | LAPORAN: DEFRI ARDYANSYAH

KPU Majalengka Tak Terbukti Lakukan Kesalahan Administrasi

Sidang Bawaslu Majalengka /RMOLJabar

RMOLJabar. Divisi Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka, Sarkan menjelaskan, lembaganya tak terbukti melakukan kesalahan administrasi seperti apa yang dilaporkan, yaitu tentang keterlambatan logistik dan tertundanya surat suara.

Ditemui usai sidang sengketa pemilu, Sarkan menuturkan bahwa pihaknya tidak melakukan kesalahan apapun terkait apa yang disangkakan kepada pihaknya. Terkait keterlambatan logistik dan tertukarnya surat suara murni bukan kesalahan KPU seutuhnya. Akan tetapi pihak penyedia layanan jasa yang terlambat menyampaikan barang kepada pihak KPU.

"Kami beritahukan bahwa pada pukul 23.00 WIB, tanggal 16 April, itu kita baru menerima logistik dari pihak penyedia layanan jasa. Belum lagi kita harus melakukan pelipatan, sortir dan lain sebagainya. Jadi wajar kalau logistik terlambat tiba di PPK sampai KPPS," ungkap Sarkan.

Lanjutnya, terkait point tertukarnya surat suara, Sarkan menambahkan bahwa berkenaan dengan hal tersebut, pihaknya merasa tidak ada kesalahan yang bersifat mengarah kepada pelanggaran administratif. Ia beralasan, pihaknya merasa dapat payung hukum yang jelas terkait kondisi tertukarnya surat suara. Sarkan menjelaskan, berdasarkan surat edaran dari DKPP, KPU dan Bawaslu yang menyebutkan bahwa surat suara yang tertukar itu dimasukan ke dalam surat suara yang tidak terpakai.

"Kita merasa yakin bahwa terkait persolan tertukarnya surat suara yang terjadi, itu bukan masuk kepada pelanggaran administrative. Soalnya ini sudah diprediksi oleh DKPP, KPU dan BAWASLU bahwa akan terjadi surat suara yang tertukar. Sehingga apa, lahirlah surat keputusan bersama DKPP, KPU dan BAWASLU SE bersama No.55-0870/K.BAWASLU/PM.00.00/4/2019 dan No.4 Tahun 2019 tentang penyelenggaraan pemungutan dan penghitungan suara di TPS menyebutkan bahwa Surat suara yang tertukar itu dimasukan ke dalam surat suara yang tidak terpakai," tegas Sarkan.

Sarkan menegaskan bahwa semua sudah jelas tidak ada kesalahan yang bersifat mengarah pelanggaran administrasi. "Jadi kita tegaskan bahwa tidak ada kesalahan yang bersifat pelanggaran administratif, karena sesuai surat keputusan bersama yang jelas menyebutkan surat suara yg tertukar itu masuk kedalam surat suara yang tidak terpakai bukan jadi masalah pelanggaran administratif sesuai apa yang dilaporkan oleh pelapor," pungkas Sarkan, Kamis (16/5). [din]



Komentar Pembaca
Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 02:38:00

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

SELASA, 11 JUNI 2019 , 23:16:00

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:39:00