Andi Arief: Yang Tidak Memahami Hubungan Baik SBY Dan Prabowo Sebaiknya Diam

Politik  SENIN, 20 MEI 2019 , 00:05:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Andi Arief: Yang Tidak Memahami Hubungan Baik SBY Dan Prabowo Sebaiknya Diam

Prabowo-SBY/Net

RMOLJabar. Politisi Demokrat, Andi Arief menyebut jika hubungan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap harmonis. Bahkan, Andi menyebut jika sosok penting di balik kepulangan Prabowo dari Yordania adalah SBY. Diketahui, Prabowo memang sempat tinggal di luar negeri 1998 silam.

Hal itu dikatakan Andi Arief dalam cuitan Twitternya, menanggapi warganet yang menyebut jika 'nasib' Demokrat mujur di Pemilu lantaran kebaikan Prabowo yang menerima untuk berkoalisi. Andi pun berang dengan warganet yang seakan membentur-benturkan hubungan antara Ketum Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Andai Pak SBY enggak memaksa Pak Prabowo pulang dari Yordania, mungkin capresnya bukan Pak Prabowo," balas Andi Arief, Minggu (19/5).

Hal itu sekaligus menepis tudingan kegagalan Prabowo di Pilpres 2019 lantaran politik dua kaki yang dilakukan Demokrat. Sebaliknya, pimpinan partai berlambang bintang mercy ini diklaim menjadi pembuka ruang politik Prabowo di Tanah Air.

"Ngapain di Yordania kalau masih berkiprah di Indonesia, kira-kira begitulah percakapannya. Jadi tidak kalau SBY (disebut) menghalangi Prabowo menjadi Presiden 2014 dan sekarang, wong SBY yang memaksa dan menjamin Prabowo bisa berpolitik kembali," lanjutnya, dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL.

Atas dasar itu, ia pun meminta kepada semua pihak untuk berpikir dan tak mencoba membentur-benturkan hubungan keduanya  yang berjalan baik.

"Bagi yang tidak memahami hubungan baik Pak SBY dan Pak Prabowo, lebih baik diam. Bukankah itu emas?" tandasnya. [yud]


Komentar Pembaca