Harkitnas ke-111, Wagub Uu: Gotong Royong Adalah Kunci Jabar Juara Lahir Batin

Pemerintahan  SENIN, 20 MEI 2019 , 12:27:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Harkitnas ke-111, Wagub Uu: Gotong Royong Adalah Kunci Jabar Juara Lahir Batin

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum/RMOLJabar

RMOLJabar. Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tingkat Provinsi Jawa Barat 2019 di halaman depan Gedung Sate, Jl. Diponegoro No. 22, Kota Bandung.

Dengan tema 'Bangkit untuk Bersatu’ dalam Harkitnas edisi ke-111 itu, Uu mengatakan, bahwa kunci untuk memajukan Indonesia adalah gotong royong. Dalam konteks Jawa Barat, gotong royong atau persatuan adalah salah satu kunci mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir Batin.

"Persatuan, gotong royong kunci kekuatan majunya Republik Indonesia yang kita cintai ini. Termasuk juga Jawa Barat, kuncinya menuju akselerasi Jabar Juara Lahir Batin, kolaboratif, inovatif, kuncinya adalah persatuan dan kesatuan," ucap Uu, Senin (20/5).

Menurutnya, tidak akan ada sebuah kekuatan tanpa adanya persatuan, tidak ada persatuan tanpa adanya kepemimpinan, dan tidak ada kepemimpinan tanpa adanya ketaatan. Maka itu, dia menyebut bahwa persatuan adalah ketaatan kepada pemimpin.

"Oleh karena itu, kepada seluruh ASN yang hadir dan masyarakat hari ini, mari kita hormati pimpinan, mari kita hargai pimpinan," katanya.

Lebih lanjut, Uu menyatakan bahwa gotong royong mengandung makna kebersamaan.

"Gotong royong merupakan ciri khas dan karakter bangsa Indonesia. Di mana gotong royong saat ini sudah agak memudar dengan kehidupan egois, masing-masing. Kami khawatir kalau hidup kita sudah masing-masing, itu berbahaya," katanya.

Namun, lanjut dia, nilai-nilai gotong royong yang merupakan ciri khas bangsa mulai memudar. Salah satu indikatornya adalah kehidupan masyarakat yang individualistik.
 
"Maka saya minta untuk menuju Jabar Juara Lahir Batin, gotong royong merupakan kunci utama untuk membuat sebuah kekuatan. Apalagi, tidak semua harus pakai uang. Kalau semua harus pakai uang, akan berat APBD kita," tandasnya. [yud]


Komentar Pembaca