Aduan Makar Terhadap Prabowo Tidak Relevan

Politik  SELASA, 21 MEI 2019 , 22:53:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

Aduan Makar Terhadap Prabowo Tidak Relevan

Dedi Kurnia Syah Putra/RMOLJabar

RMOLJabar. Peneliti Politik Universitas Telkom Dedi Kurnia Syah Putra, menilai aduan makar yang ditujukan kepada Prabowo Subianto berlebihan. Bahkan tidak relevan digunakan untuk menahan warga negara yang menyampaikan pendapat.

"Ada tendensi kurang baik bagi demokrasi jika pasal makar menyasar publik," ujar Dedi kepada Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (21/5).

Lebih jauh Dedi menjelaskan, makar adalah upaya menolak pemerintahan, dan berupaya untuk mengambil alih kekuasaan dengan jalan kudeta.

"Atau gerakan-gerakan sparatisme yang tidak mengakui legitimasi pemerintahan," ujarnya.

Perlu diketahui, dilansir Kantor Berita Politik RMOL, aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya sudah mulai melakukan penyidikan terhadap Prabowo Subianto atas dugaan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara (makar).

Hal itu diketahui dari surat Dirreskrimum Polda Metro Jaya bernomor V/7580/IV/RES.1.24/2019/Datro yang dikirimkan kepada Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tentang pemberitahuan dimulainya penyidikan.  

Dalam surat tersebut dikatakan bahwa perintah penyidikan telah tertuang dalam surat nomor SP.Sidik/1901/V/2019/Ditreskrimum, tanggal 17 Mei 2019. [gan]

Komentar Pembaca