PMI Terus Salurkan Bantuan Ke Wilayah Bencana

Ragam  KAMIS, 23 MEI 2019 , 08:14:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIQ SUPRIADI

PMI Terus Salurkan Bantuan Ke Wilayah Bencana

Penyaluran bantuan PMI RMOLJabar

RMOLJabar. Palang Merah Indonesia (PMI) terus menyalurkan bantuan ke sejumlah lokasi yang terdampak bencana di wilayah Indonesia. Salah bantuan yang diserahkan tersebut ke Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. Lokasi tersebut merupakan bencana tsunami Selat Sunda.

"Penyaluran bantuan kepada korban bencana tsunami Selat Sunda ini untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak yang sampai saat ini masih menghawatirkan dan membutuhkan bantuan," ujar Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Pusat, Arifin M. Hadi dalam keterangannya yang diterima RMOLJabar, Kamis (23/5).

Menurutny, sampai saat ini PMI bersama dukungan International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC) masih melaksanakan beberapa program bantuan layanan untuk masyarakat di wilayah yang terdampak tsunami Selat  Sunda yang meliputi Lampung dan wilayah Banten. "Di fase pemulihan ini PMI terus memberikan perhatian khusus," ucapnya.

Melalui penyaluran berbagai bantuan tersebut, sebagai upaya membantu pemerintah memenuhi kebutuhan warga masyarakat yang terdampak akan kebutuhan dasar. Hal itu seperti distribusi bantuan alat masak, lemari portable, dan paket kelambu antisipasi penyebaran malaria. "Sebelumnya PMI sudah memberikan pelayanan kesehatan dan kebersihan melalui water and sanitasi (WASH), Ke depan kita akan melaksanakan bantuan Program Transfer Tunai (PTT)," ungkapnya.

Kepala Markas PMI Provinsi Lampung, Zulkifli menambahkan, PMI melanjutkan pendistribusian bantuan ke sejumlah lokasi yang cukup terisolir akibat bencana tsunami Selat Sunda ini.Salahsatunya Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa. Kawasan tersebut sambung Zulkifli, sebelumnya sulit diakses dikarenakan  menyebrangi lautan dan harus ditempuh dengan menggunakan kapal perahu. "Pulau itu merupakan salah satu pulau gugusan terdekat dengan Gunung Anak Krakatau yang sempat terisolir pasca tsunami Selat Sunda pada 22 Desember lalu," terangnya

Sementara itu salah seorang korban penerima bantuan Arsinah mengaku bersyukur telah mendapatkan bantuan tersebut yang sebelumnya tidak pernah mendapatkan sama sekali. "Kami berharap ke depannya bisa mendapatkan untuk penunjang perekonomian keluarga sebagai penunjang profesi suaminya sebagai nelayan," pungkasnya. [din]



Komentar Pembaca