Bukan Ikut Aksi, Ambulance Gerindra Kota Tasikmalaya Diutus Untuk Bantu Tim Kesehatan

Politik  KAMIS, 23 MEI 2019 , 23:17:00 WIB | LAPORAN: DEDE MUHIBIN

Bukan Ikut Aksi, Ambulance Gerindra Kota Tasikmalaya Diutus Untuk Bantu Tim Kesehatan

Ambulance Gerindra Kota Tasikmalaya/Net

RMOLJabar. Ketua DPC Gerindra Kota Tasikmalaya, Nandang Suryana kaget atas diamankannya ambulance milik Gerindra Kota Tasikmalaya oleh Polda Metro Jaya.

Pasalnya, Nandang hanya diperintahkan DPD Gerindra Jawa Barat untuk memberangkatkan ambulance dan tiga orang utusannya untuk membantu tim kesehatan saat aksi protes 22 Mei.

"Saya tidak mengetahui sama sekali, karena tiga orang utusan ini disuruh berangkat ke Jakarta juga bukan untuk demo tapi membantu tim kesehatan. Terus kedapatan seperti dalam berita membawa batu dan sebagainya, saya kaget dan tidak tahu, ini diluar tanggung jawab saya," tuturnya kepada Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (23/5).

Nandang menjelaskan, tiga orang utusan tersebut yakni sopir bernama Yayan, staf kesekretariatan Ovi Nugraha, dan pengurus harian partai, Iskandar Hamid.

"Tiga orang tersebut saya berangkatkan ke Jakarta atas instruksi DPD Jawa Barat. Saya mengetahui adanya kendaraan ambulance dan tiga orang warga Kota Tasikmalaya di tahan dari media," demikian Nandang.

Sebelumnya, kepolisian Polda metro jaya menahan satu unit ambulance berlogo Partai Gerindra nopol B 9686 PCF saat aksi 22 Mei di Bawaslu, Jalan MH Thamrin. Pengemudi dan dua orang yang menemani sopir masih ditahan di Mapolda Metro Jaya. [aga]

Komentar Pembaca