Kebudayaan Jawa Barat Jadi Daya Tarik Pocari Sweat Run Bandung

Olahraga  JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:52:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Kebudayaan Jawa Barat Jadi Daya Tarik Pocari Sweat Run Bandung

Ridwan Kamil saat Konfrensi Pers Pocari Sweat Run Bandung/RMOLJabar

RMOLJabar. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sangat mendukung event, promosi atau aktivitas kesenian seperti film yang bisa menaikkan brand value atau citra Jawa Barat.

Seperti halnya event Pocari Sweat Run Bandung West Java Marathon yang akan digelar pada 28 Juli 2019.

"Kalau saya sederhana ya, apapun kegiatan yang bisa menaikan citra positif Jawa Barat pasti saya didukung," ucap Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Sate, Jl. Dipenogoro, Kota Bandung, Kamis (23/5).

Dirinya mengatakan, bahwa rute ajang lari terbesar di Tanah Pasundan tersebut akan melewati deretan bangunan-bangunan tua yang memesona. Maka itu, Ia memprediksi bakal banyak pelari yang singgah untuk sekadar berswafoto.

"Saya juga pasti tergoda, apalagi tahun lalu saya juga ikut lari dan Alhamdulillah finis di 5 KM, ternyata menyenangkan," ungkapnya.

Emil pun meminta penyelenggara dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat untuk mencuatkan unsur-unsur kebudayaan Jawa Barat dalam ajang tersebut. Hal itu dapat menjadi pembeda dengan ajang marathon di belahan dunia lain.

"Ini nantinya yang membedakan event lari di Bandung dengan seluruh dunia, sehingga orang akan rindu dan berkesan," katanya.

Oleh karena itu, Ia berharap promosi yang dilakukan penyelenggara tak hanya soal ajang tersebut, tetapi juga turut mempromosikan budaya Jawa Barat. Apalagi, tiket yang disediakan panitia sudah ludes dalam waktu 45 menit saja.

"Kita akan mengundang seni budaya di Jawa Barat, mereka akan dikasih spot di pinggir jalan untuk menghibur pelari dan pengunjung," jelasnya.

Dengan adanya unsur budaya Jawa Barat, kata Emil, ajang tersebut mempunyai daya tarik lebih.

"Kalau dari segi skala peserta mungkin kecil bisa dibandingkan dengan event lari yang ada di dunia. Tapi degan adanya pembeda, itu yang menjadi daya tarik kita," katanya.

Selain mendatangkan brand value, Emil menyatakan, bahwa ajang lari tersebut akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. Pasalnya, melihat antusiasme orang tahun lalu, Kota Bandung banyak dikungjungi wisatawan dari berbagai macam daerah di Indonesia.

"Tidak hanya pelari yang datang. Tapi, mereka bawa keluarga. Pasti mereka menginap di hotel, kemudian jalan-jalan dan belanja. Jika satu keluarga habiskan Rp 1juta, bayangkan berapa miliar uang yang beredar di sini. Nanti, kita juga ada diskon tolong dimaksimalkan promosinya, soal teknis nanti bisa dibicarakan lebih lanjut," tuturnya.

Di Jawa Barat, lanjut Emil, event lari tidak hanya di Bandung, tetapi juga event di Pangandaran yang sudah diselenggarakan tahun lalu.

"Kalau di Bandung temanya urban, kalau di Pangandaran temanya alam. Potensinya luar biasa, jalannya bagus dan jalannya indah. Semoga tahun ini lebih maksimal promosinya," tandasnya. [yud]


Komentar Pembaca
Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

Rizal Ramli Tidak Setuju Ahok Pimpin BUMN

MINGGU, 17 NOVEMBER 2019 , 03:13:53

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA