Lebaran 2019, Karyawan PT. Cirebon Electric Power Tetap Bekerja

Ragam  JUM'AT, 24 MEI 2019 , 04:31:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Lebaran 2019, Karyawan PT. Cirebon Electric Power Tetap Bekerja

Buka Bersama PT Cirebon Electric Power/RMOLJabar

RMOLJabar. PT. Cirebon Electrik Power menjadi salah satu Pembangkit Tenaga Listrik yang diminta PLN untuk tetap beroperasi di waktu lebaran. Mulai H-7 hingga H+7 lebaran Idul Fitri 1440 H, seluruh karyawan PT. Cirebon Electrik Power tetap bekerja seperti biasa.

Menurut Direktur Corporate Affair Cirebon Electric Power, Teguh Haryono, menghadapi masa lebaran, PLN meminta untuk mengurangi beban produksi.

Hampir beberapa Pembangkit Tenaga Listrik di bawah naungan PLN diminta untuk mengurangi beban produksi. Namun, kebijakan itu tidak diberlakukan untuk PT. Cirebon Electric Power. PLN malah memberikan kepercayaan untuk tetap beroperasi.

"Tahun lalu kita sempat diminta 1 hari ga usah hidup," kata Teguh Haryono usai gelar Buka Puasa Bersama Pers bertema 'Sahabat Yang Baik, Saling Mendukung Untuk Maju' di Sekar Tanjung Hall Lantai 2 Bentani Hotel Cirebon, Kamis (23/5) malam.

Senada, Head of Communication PT. Cirebon Electric Power, Yuda Panjaitan menyebutkan, di hari menjelang liburan lebaran tahun 2019, PLN menetapkan untuk memberhentikan sementara produksi listrik.

Jumlah Pembangkit Tenaga Listrik yang diberhentikan sementara mencapai belasan yang tersebar di Pulau Jawa, Madura dan Bali.

"Sebagian ada yang diminta untuk tidak beroperasi, mulai dari 2 hari dan ada yang diminta untuk tidak beroperasi selama 12 hari," sebut Yuda.

Yuda menjelaskan, penyebab pengurangan produksi itu lantaran beberapa pengguna atau pemakai listrik, baik sektor industri, pabrik dan sebagainya ikut libur di hari lebaran. Sehingga mengurangi daya pakai dan penurunan sangat drastis. Dan itu banyak dijumpai di 3 pulau itu. Olehnya, ada belasan pembangkit tenaga listrik di-off sementara waktu.

Meski demikian, PT. Cirebon Electrik Power tetap beroperasi. Ketetapan itu dikecualikan di Cirebon. Artinya, PLN tetap memberikan kepercayaan kepada Cirebon Power Unit 1 ini untuk memasok kebutuhan masyarakat.

PLN, menurut Yuda, melihat Cirebon Power sebagai Tenaga Pembangkit Listrik andalan karena punya kemampuan pasokan yang lebih dibandingkan pembangkit lainnya serta kemampuan produksinya pun masih tetap stabil dibanding lainnya.

"Cirebon Power itu, Unit 1, faktor andalan kita itu selalu di atas 80 sekian persen dibandingkan pembangkit yang lain," jelasnya.

Dengan adanya permintaan dari PLN, maka secara otomatis, PT. Cirebon Electric Power akan memberlakukan tidak ada libur di masa lebaran 2019 ini.

"Kita tetap kerja, kita tetap beroperasi memenuhi kebutuhan listrik masyarakat," ujarnya.

Masih kata Yuda, menurut informasi yang didapat, beban puncak kebutuhan listrik tahun 2019 ini dalam skala nasional mencapai 12 ribu hingga 17.200 megawatt. Kebutuhan itu berada di antara H-7 hingga H+7 lebaran Idul Fitri. Beban puncak itu meningkat dibanding tahun lalu.

"Tahun lalu beban puncak antara 11,2 mega sampai 16,35 mega. Tahun ini beban puncak diperkirakan antara 12 mega sampai 17,2 mega," pungkasnya.

Khusus di pulau Jawa, sebut Yuda, ada pengurangan beban listrik sebanyak 6.041 megawatt dari beban puncak sebanyak 25-27 ribu megawatt.

Untuk diketahui, acara Bukber bersama pers tersebut, dirangkai pula dengan lomba Kultum Berkelompok dengan peserta terdiri dari para awak pers se Cirebon, baik media lokal, regional hingga nasional, maupun media cetak, elektronik (tv dan radio) dan online. [yud]


Komentar Pembaca
Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 02:38:00

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

SELASA, 11 JUNI 2019 , 23:16:00

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:39:00