Soal Dugaan Korban Tewas Terkena Peluru Tajam, Komisi III DPR Minta Kapolri Tanggung Jawab

Peristiwa  JUM'AT, 24 MEI 2019 , 07:24:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Soal Dugaan Korban Tewas Terkena Peluru Tajam, Komisi III DPR Minta Kapolri Tanggung Jawab

Nasir Djamil /net

RMOLJabar. Komisi III DPR RI meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian bertanggung jawab terkait korban kerusuhan yang meninggal akibat diterjang peluru tajam pada aksi 22 Mei.

Tak hanya itu, Kapolri juga harus mencari tahu tentang oknum  polisi yang diduga menembakkan peluru tajam itu. Jika melanggar standar operasional prosedur (SOP), maka yang bersangkutan harus diberi sanksi yang tegas.

"Kami meminta pertanggungjawaban Kapolri soal penggunaan peluru tajam yang telah memakan korban hingga meninggal dunia," desak anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/5).

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, pihak kepolisian mestinya sudah tahu tentang bagaimana menghadapi pengunjuk rasa tanpa harus melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Pihak kepolisian pun, katanya harus menjunjung tinggi asas demokrasi, dalam hal ini kebebasan berpendapat.

Maka dari itu, selain mengejar pelaku penembakan, dia juga meminta Tito untuk segera menjelaskan ke publik terkait kasus tersebut.

"Kami percaya Kapolri bisa menjelaskannya kepada publik soal penggunaan peluru tajam tersebut," pungkasnya. [din]



Komentar Pembaca
Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 02:38:00

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

SELASA, 11 JUNI 2019 , 23:16:00

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:39:00