Soal Sengketa Pemilu, Hakim MK Diminta Jadi Negarawan Yang adil

Politik  JUM'AT, 24 MEI 2019 , 08:44:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Soal Sengketa Pemilu, Hakim MK Diminta Jadi Negarawan Yang adil

Refly Harun /net

RMOLJabar. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi rencananya akan mengajukan gugatan sengketa Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada hari ini, Jumat (24/5).

Bahkan Cawapres Sandiaga Uno menegaskan, tim yang akan menggugat ke MK itu, akan dikomandoi langsung oleh Hashim Djojohadikusumo yang tak lain adik kandung Prabowo Subianto.

"Pak Prabowo dan saya menunjuk penanggung jawab untuk gugatan ke MK ini akan dikomandoi Pak Hashim Djojohadikusumo," kata Sandi, Kamis (23/5) kemarin.

Pemilu 2019 secara resmi telah masuk ke tahap sengketa Pemilu. Tak hanya pasangan capres-cawapres, seluruh partai politik juga dapat mengajukan gugatan ke MK.

Terkait hal tersebut, Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun berharap, seluruh Hakim MK mampu bekerja profesional sehingga menghasilkan putusan yang adil.

"Ketika masalah sudah digeser ke MK, kita minta Hakim MK jadi negarawan yang adil yang sejati," tulisnya di Twitter, Kamis (23/5).

"Agar apapun yang diputuskan bisa diterima. Tidak boleh sedikitpun berpikir partisan," imbuh Refly seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL. [din]



Komentar Pembaca