Berdalih Bisa Laporkan Secara Perseorangan, Mustofa Optimis Lolos Ke Persidangan MK

Politik  JUM'AT, 24 MEI 2019 , 13:33:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIQ SUPRIADI

Berdalih Bisa Laporkan Secara Perseorangan, Mustofa Optimis Lolos Ke Persidangan MK

Saleh Hidayat/RMOLJabar

RMOLJabar. Tim Kuasa Hukum Caleg DPR RI Dapil Sukabumi dari Partai Gerindra, Mustofa, berdalih pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) bisa dilakukan dengan dua cara. Hal itu bisa dilakukan secara kolektif dan perseorangan.

"Bisa lewat partai, bisa juga perseorangan seperti Pak Mustofa saat ini ke MK," ujar Kuasa Hukum Mustofa, Saleh Hidayat saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (24/5).

Menurut Saleh, kliennya melaporkan KPU Kota Sukabumi ke MK terkait selisih suara dan kecurangan sostemik, terstruktur, serta masif oleh penyelenggara. Permohonan tersebut sudah terigister pada Kamis (23/5) malam.

"Dua-duanya kita gunakan untuk menggugat KPU Kota Sukabumi ke MK," ucapnya.

Dirinya yakin syarat formil dan materiilnya sudah memenuhi untuk pelaporan ke MK. Walaupun saat ini masih komunikasi terkait rekomendasi dari DPP Partai Gerindra untuk legal standingnya sebagai kuasa hukum Mustofa.

"Ya, kan kalau yang lain ditangani tim advokasi partai, kalau Pak Mustofa tidak. Makanya sedang komunikasi untuk meminta rekomendasi legal standing," ungkapnya.

Terkait permohonan tersebut dirinya optimis bisa masuk ke tahap persidangan. Hal itu berdasarkan bukti dan fakta yang ada di tangan mereka. "Kita optimis perkara diterima dan diagendakan persidangan. Walaupun masih menunggu 28 Mei terkait waktu perbaikan," terangnya.

Tak hanya ke MK, Mustofa pun akan melaporkan ke Sentra Gakkumdu Bawaslu RI. Hal itu berdasarkan fakta dalam persidangan di Bawaslu Jabar yang menyatakan KPU Kota Sukabumi terbukti melanggar administratif.

"Pelanggar administratif ini bisa ditafsirkan human error, kelelahan proses penghitungan, hingga kesengajaan. Makanya mau dilaporkan ke Bawaslu RI. Kalau tidak hari ini, besok. Bahkan kalau terindikasi pidana pemilu, terkait rekayasa data, kita akan laporkan juga ke Bareskrim," pungkasnya. [aga]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

KAMIS, 11 JULI 2019 , 04:26:00