Banyak Pekerjaan Yang Terhambat Gara-Gara Pembatasan Akses Medsos

Politik  JUM'AT, 24 MEI 2019 , 13:53:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

Banyak Pekerjaan Yang Terhambat Gara-Gara Pembatasan Akses Medsos

Ilustrasi/Net

RMOLJabar. Pembatasan akses media sosial (Medsos) yang dilakukan sejak Rabu (22/5) dianggap berlebihan. Pasalnya, dengan dibatasinya akses tersebut banyak pekerjaan yang terganggu, selain itu alasan dari hal itu dinilai tidak terlalu kuat.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jabar, Daddy Rohanady kepada Kantor Berita RMOLJabar, Jum'at (24/5).

"Menurut saya tidak terlalu urgent. Saya tidak tahu alasan yang sesungguhnya apa, harusnya kementerian bukalah itu, jadi kalau dikatakan ada banyak informasi yang ngawur kan sesungguhnya kondisi seperti ini sudah berjalan sejak 8 bulan 9 bulan lalu ketika kampanye mulai, kenapa sekarang justru baru sekarang," kata Daddy yang juga Sekretaris Fraksi Partai Gerindra.

Dengan kondisi saat ini Daddy mengaku banyak pekerjaannya yang terhambat. Di mana sekarang banyak orang mengirimkan gambar secara langsung sebagai informasi dari pada harus mengetik.

"Ya gimana putus juga komunikasi, beruntung memang akhirnya pesan WA-nya yang bukan gambar masih bisa jalan, tapi kan terkait jadwal kirim jadwal orang harus ngetik lagi, tidak bagi semua orang tapi dalam banyak kasus butuh foto seperti itu jauh lebih praktis ketimbang ngetik ulang satu-satu," ujarnya.

Oleh Karenanya Daddy meminta agar pemerintah segera menghentikan pembatasan medsos yang masih berlangsung hingga saat ini. [aga]

Komentar Pembaca