Musda XIV KNPI Bogor Masih Berpolemik, Hasyemi: Jabar Harus Jadi Penengah

Politik  SABTU, 25 MEI 2019 , 15:45:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIQ SUPRIADI

Musda XIV KNPI Bogor Masih Berpolemik, Hasyemi: Jabar Harus Jadi Penengah

Polemik KNPI Kabupaten Bogor/RMOLJabar

RMOLJabar. Musda XIV KNPI Kabupaten Bogor terus berpolemik. Polemik terjadi pasca terpilihnya Fikri Ikhsani secara kontroversi.

Kandidat Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Hasyemi Faqihudin mengatakan, KNPI Jabar harus turun tangan dalam penanganan permasalahan tersebut. Apalagi sudah ada nota keberatan terkait MUsda XIV KNPI Kabupaten Bogor.

"KNPI Jabar harus melihat situasi dan kondisi pelanggaran konstitusi yang terjadi. Inkonstitusional itu sudah jelas, nota keberatan pun sedang diproses. Jangan sampai terjadi citra KNPI Sempalan atau tidak jelas," ujarnya, Jumat (24/5).

Apalagi KNPI jabar akan menerima resiko tinggi jika membiarkan permasalan tersebut terus bergulir. Apalagi KNPI Jabar menginginan seluruh DPD II tetap bersatu.

"Jika itu yang diinginkan, maka saat ini harus cermati yang terjadi dan tidak mendengar pendapat dari satu sisi saja," ucapnya.

Dirinya menyakini KNPI Jabar akan menjadi penengah dalam menyikapi permasalahan di Kabupaten Bogor.

"KNPI Jabar Pasti Bisa Objektif. Jika Terjadi Pelantikan, Itu Jelas Inkonstitusional. Jika sampai terjadi ya akan muncul resiko lain pastinya kan?," ungkapnnya.

Ketua Pemuda Katolik Kabupaten Bogor Vincent Santo menilai proses aklamasi ketua terpilih KNPI Kabupaten Bogor FIkri Ikhsani tidak sesuai mekanisme organisasi yang berlaku. Bahkan jauh dari AD/ART.

"Mereka yang terpilih tidak sesuai AD/ART, bahkan yang demisioner tidak memiliki LPJ. Seharusnya dari situ saja sudah bisa dilihat mekanismenya tidak sesuai," terangnya.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor Yunus PBA pun turut mengkritisi. Menurutya KNPI Punya AD/ART yang harus dipakai.

"Mekanismenya ditempuh bung, KNPI punya anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, ko yang dipakai anggaran dapur rumah tangga," pungkasnya. [aga]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

Anak Pengungsi Dan Debu Jalanan

KAMIS, 11 JULI 2019 , 04:26:00