Ditreskrimsus Polda Jabar Ciduk Seorang Dokter Penyebar Hoax

Hukum  SELASA, 28 MEI 2019 , 15:58:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Ditreskrimsus Polda Jabar Ciduk Seorang Dokter Penyebar Hoax

RMOLJabar

RMOL. Ditreskrimsus Polda Jabar menciduk pria bernama Dodi Suardi yang berprofesi sebagai dokter dan pengajar di universitas ternama di Kota Bandung, Senin (27/5) malam.

Dodi diciduk di kediamannya karena didapati menyebarkan konten berita bohong atau hoaks melalui akun facebook miliknya.

Dalam postingannya pada tanggal 21 Mei tersebut, Dodi memposting bahwa ada remaja berusia 14 tahun yang tewas terkena peluru polisi pada aksi tanggal 22 Mei lalu di Jakarta.

"Malam ini Allah memanggil hamba-hamba yang dikasihinya. Seorang remaja tanggung, mengenakan ikat pinggang berlogo OSIS, diantar ke posko movile ARMII dalam kondisi bersimbah darah. Saat diletakkan distretcher ambulans, tidak ada respons, nadi pun tidak teraba. Tim medis segera melakukan resusitasi. Kondisi sudah dangat berat hingga anak ini syahid dalam perjalanan ke rumah sakit. Tim medis yang menolong tak kuasa menahan air mata Kematian anak selalu menyisakan trauma. Tak terbayang perasaan orangtuanya. Korban tembak polisi, seorang remaja 14 tahun tewas".

"Yang bersangkutan kita lakukan penangkapan karena di akun Facebook-nya ini membuat berita berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran yang berkaitan dengan kejadian di Jakarta 22 Mei kemarin," kata Direktur Ditreskrimsus Polda Jabar Kombes Pol Samudi, di Mapolda Jabar, Selasa (28/5).

Menurutnya, pelaku yang berasal dari kalangan terpelajar mestinya dapat membantu polisi dan pemerintah dalam rangka memberantas hoaks, bukan malah turut menyebarkan.

"Kita juga sangat menyayangkan beliau ini seorang dokter dan pengajar seharusnya membantu pemerintah dan aparat keamanan dalam hal memberikan penyejukan, pemahaman, edukasi kepada masyarakat pengguna medsos," tutur Samudi.

Samudi pun berharap, kasus seperti Dodi dapat menjadi pembelajaran untuk masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Harapannya, dengan banyaknya yang sudah ditangkap ini memberi peringatan kepada masyarakat umum untuk berhati-hati dalam menggunakan gadetnya dan menggunakannya dengan baik dan bijak," pungkasnya. [jar]

Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00