Jasa Tirta II Santuni Ratusan Anak Yatim

Sosial  RABU, 29 MEI 2019 , 21:19:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Jasa Tirta II Santuni Ratusan Anak Yatim

Haris Zulkarnain/RMOLJabar

RMOL. Sebanyak 650 anak yatim dan piatu mendapat santunan dari Jasa Tirta II. Anak-anak yang mendapat santunan itu, salah satunya berasal dari kecamatan yang berada di sekitar Danau Jatiluhur. Seperti, dari Kecamatan Jatiluhur dan Sukasari.

Direktur Keuangan dan SDM Jasa Tirta II, Haris Zulkarnain, mengatakan, di pengujung ramadhan 2019 ini, pihaknya ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak istimewa tersebut. Mengingat, dalam usia dini mereka sudah kehilangan orang tua. Yakni, ada yang kehilangan ayah, ibu, bahkan keduanya.

"Kami ingin berbagi kasih sayang dengan anak-anak ini. Apalagi, santunan bagi anak yatim dan piatu merupakan program rutin tahunan PJT," ujar Haris, Rabu (29/5).

Menurutnya, penerima santunan ini setiap tahunnya mengalami penambahan. Karena, tim di lapangan terus memverifikasi data jumlah penerimanya secara kontinyu. Makanya, jumlah penerima tersebut terus bertambah.

Jika di tahun sebelumnya, anak-anak spesial penerima santuan ini sekitar 550. Tahun ini, menjadi 650 anak. Tak hanya itu, santunan yang sama juga diberikan untuk anak yatim dan piatu dari Kabupaten Subang dan Karawang. Karena, kedua kabupaten itu masuk dalam wilayah kerja Jasa Tirta II. "Santunan ini, berupa uang saku serta makanan untuk berbuka serta sahur. Semoga bermanfaat," ujarnya.

Sementara itu, Alina (12 tahun) penerima santunan asal Kampung Cikembang, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur, mengaku, sangat senang mendapat santunan dari perusahaan pengelola Waduk Jatiluhur tersebut. Uang santunan tersebut, rencananya untuk ditabung. Sebab, Alina ingin melanjutkan pendidikannya ke pondok pesantren.

"Uangnya buat di tabung. Supaya, bisa sekolah di pondok pesantren," ujar abg yang bercita-cita jadi ustadzah ini.

Alina mengaku, sejak usia enam bulan sudah ditinggalkan oleh ayahnya. Ibunya bekerja serabutan, untuk menghidupi kakak dan dirinya. Tetapi, ketika bulan ramadhan, banyak pihak yang memberikan santunan. "Alhamdulillah, berkah bulan ramadhan bagi kami anak yatim," ujar Alina. [jar]

Komentar Pembaca