EF Berbagi Kebahagiaan Bersama Panti Asuhan dan Panti Jompo

Sosial  JUM'AT, 31 MEI 2019 , 21:41:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

EF Berbagi Kebahagiaan Bersama Panti Asuhan dan Panti Jompo

EF English Centers for Kids and Teens Berbagi Bahagiaan di Panti Asuhan dan Panti Jompo/dok

RMOLJabar. Dalam rangka mengisi bulan Ramadan tahun 1440H, EF English Centers for Kids and Teens berbagi bahagiaan di Panti Asuhan dan Panti Jompo. Kegiatan diisi dengan berbuka puasa bersama anak yatim piatu dan membagikan takjil di sekitar lokasi sekolah EF.

Tak hanya di Bandung, kegiatan tersebut di gelar juga di Jakarta, Bogor, Tangerang,  dan Surabaya. Selain itu, EF juga menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di sejumlah panti jompo.

Di bulan penuh berkah ini, kami ingin menumbuhkan semangat siswa-siswi kami untuk berbagi dengan sesama, kami mengajak mereka untuk mengumpulkan pakaian layak pakai, buku, dan lain-lain untuk kemudian disumbangkan ke panti asuhan dan panti jompo. Harapannya, semangat berbagi pada siswa-siswi kami ini tidak hanya di bulan Ramadan saja, tapi terus berlanjut ke bulan-bulan berikutnya.” kata Erditya Arfah, Marketing Director EF English First for Kids and Teens, Jum'at (31/5).
   
Erditya menjelaskan bila kegiatan berbagi kebahagiaan ini dilakukan dengan melibatkan para pengajar dan siswa-siswa EF yang berada di bangku SMA (atau sederajat). Mereka membagikan pengalaman belajar bahasa Inggris yang menyenangkan kepada anak-anak yatim piatu di panti asuhan.

Hal ini dilakukan, agar anak-anak yatim piatu dapat merasakan keseruan belajar bahasa Inggris di EF. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari Life Club, di mana siswa-siswa EF dapat menunjukkan kemampuan bahasa Inggrisnya dan mempraktikannya secara langsung.

Siswa-siswi EF yang mengikuti kegiatan Life Club tersebut merupakan siswa-siswi dari  program bahasa Inggris untuk remaja usia 15-18 tahun, di EF biasa disebut dengan Frontrunner. Program ini dirancang mengikuti kebutuhan para remaja untuk sukses melewati ujian sekolah, ujian tes masuk ke universitas di luar negeri, dan untuk melatih kemampuan komunikasi dalam kegiatan di lingkungan sosialnya.
 
Dalam hal memenuhi kebutuhan belajar bahasa Inggris anak dan remaja, selain program Frontrunner, EF English First for Kids & Teens juga memiliki berbagai program. Semua program tersebut dikembangkan secara inovatif dan disesuaikan dengan tahapan usia serta perkembangan anak.

" Mulai dari usia 3-6 tahun dengan fokus memperkenalkan pembelajaran dan menumbuhkan minat belajar bahasa Inggris, sebagai langkah awal mereka memasuki lingkungan sosial, program belajar usia 7-9 tahun yang akan membawa siswa-siswi mengenal dunia lebih luas, kemudian program untuk usia 10-14 tahun yang dikhususkan untuk membangun rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris, baik di dalam maupun di luar kelas," tutur Erditya. 

Erdit menambahkan, selain disesuaikan dengan tahapan usia dan perkembangan anak, mereka ada program kegiatan dalam Life Club. " Salah satunya melalui kegiatan berbagi dan berinteraksi dengan teman sebaya yang berkekurangan serta lanjut usia (lansia) ini, mereka akan memiliki lebih banyak pengalaman yang berharga seperti belajar saling menghargai, dapat lebih bersyukur dan mensyukuri nikmat, juga hal-hal baik lainnya.” tutup Erditya.[son]
 

Komentar Pembaca