Wiranto Minta Tak Ada Spekulasi Terkait Rencana Pembunuhan Pejabat

Politik  SABTU, 01 JUNI 2019 , 06:36:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Wiranto Minta Tak Ada Spekulasi Terkait Rencana Pembunuhan Pejabat

Wiranto/Net

RMOLJabar. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, meminta para tokoh manapun untuk tidak berspekulasi atas rencana pembunuhan empat pejabat negara, dan satu pimpinan lembaga survei swasta.

"Inikan prosedur jalan, jadi enggak usah kita berspekulasi. Tokoh manapun boleh mengatakan ini itu, tapi jangan berspekulasi," ungkapnya di Kantor Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (31/5), dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

Wiranto menegaskan, kasus ini masih dalam proses hukum. Ia memastikan, pihak berwenang akan secara gamblang membuktikan perkara rencana pembunuhan tersebut.  

"Karena proses hukum sudah jalan, kita tunggu proses hukum yang jalan, nanti kita akan ketahui, jadi alur analisa hukum, alur berita acara pemeriksaan, alur pembuktian, nanti akan ketahuan, sangat jelas dan gamblang dan masyarakat akan tahu. Enggak usah kemudian kita berspekulasi ini ada itu dan sebagainya, soal komentar-komentar lain biarin sajalah," tandasnya.

Sebelumnya Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menduga, rencana pembunuhan hanya sebatas narasi dalam manuver politik.

"Saya rasa enggak begitu lah. Masa sesama anak bangsa begitu? Mungkin hanya omongan saja itu. Misal ngomong, nanti gua gebukin lu. Kan belum tentu gebukin. Ya kita tahu yang namanya politik memang begitu," ujar Ryamizard di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (29/5). [jar]

Komentar Pembaca
Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA