Atasi Sampah Citarum, Pemprov Jabar Dapat Dana Segar Bank Dunia

Pemerintahan  SELASA, 11 JUNI 2019 , 05:08:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Atasi Sampah Citarum, Pemprov Jabar Dapat Dana Segar Bank Dunia

Ridwan Kamil/RMOLJabar

RMOLJabar. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendapat bantuan dana sebesar 100 juta dollar Amerika atau sekisar Rp1,4 triliun dari Bank Dunia untuk menyelesaikan persoalan sampah Sungai Citarum yang memang jadi sorotan dunia.

Begitu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil usai menggelar rapat pimpinan di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (10/6).

"Kita dapat dana dari Bank Dunia Rp1,4 triliun. Dalam waktu satu minggu ini, kita harus presentasi ke Pemerintah Pusat dan Bank Dunia, uang Rp1,4 triliun buat apa saja," ucap Emil, sapaan akrabnya.

Emil mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota/Kabupaten yang dilewati sungai Citarum. Koordinasi tersebut, kata dia, dilakukan untuk mengefisienkan dana bantuan itu dalam menyelesaikan persampahan Sungai Citarum.

Selain itu, dana tersebut akan digunakan untuk edukasi, menyiapkan infrastruktur wilayah, lokasi pemilihan sampah, serta menyiapkan teknologi terkait sampah, termasuk fasilitas daur ulang sampah menjadi bahan bakar.

"Baik untuk menambahi truk sampah, membenahi manajemen sampah, mengatur zona-zona daur ulang sampah, dan lain-lain," katanya.

Terkait fasilitas daur ulang sampah plastik menjadi bahan bakar, Emil mengaku pihaknya tengah mencari lokasi strategis. Sedangkan untuk model teknologinya, masih dalam tahap pembahasan. Dia memastikan Pemprov Jabar sangat terbuka dengan berbagai teknologi.

"Teknologi apa pun bisa dipakai, yang penting bisa menuntaskan masalah sampah," ujarnya.

Kondisi Sungai Citarum memang jadi keprihatinan dunia. Oleh karena itu, Bank Dunia bersedia mengeluarkan dana untuk mengatasinya. Persoalan Sungai Citarum sudah menjadi perhatian Pemerintah Pusat.

Progres penataan Citarum, kata Emil, tergolong baik. Apalagi, semenjak Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi salah satu elemen dalam masalah teknis. Saat ini, di sepanjang Sungai Citarum sudah tidak ada lagi pemukiman. [gan]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00