JAWA BARAT

Operasi Ketupat Lodaya 2019 Sukses Turunkan Angka Kejahatan

Hukum  RABU, 12 JUNI 2019 , 00:26:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Operasi Ketupat Lodaya 2019 Sukses Turunkan Angka Kejahatan

Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko/RMOLJabar

RMOLJabar. Operasi Ketupat Lodaya 2019 berhasil menekan angka kejadian kejahatan sebelum dan pasca digelarnya operasi tersebut. Kejadian kejahatan mengalami penurunan sebanyak 304 kasus atau turun 64%.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangan persnya yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (11/6) malam.

"Selama 13 hari Operasi Ketupat Lodaya 2019, telah terjadi 170 kasus, dibandingkan dengan 13 hari sebelum Operasi Ketupat Lodaya 2019 terjadi 474 kasus dengan 83 jenis kejahatan," ucap Truno.

Truno juga menyebutkan, indeks kejahatan berdasarkan 7 jenis kejahatan yaitu Curat, Curas, Curanmor, Bunuh, Curas Senpi, aniaya berat dan tawuran telah terjadi 67 kasus di wilayah hukumnya selama operasi ketupat lodaya.

Berdasarkan hasil indeks 7 kejahatan tersebut, jika dibandingkan dengan Operasi Ketupat Lodaya 2018 indeks kejahatan tindak pidana yang terjadi, secara umum mengalami penurunan sebesar 24 kasus atau turun 26%.

"Jika dibandingkan crime indeks tindak pidana yang terjadi antara operasi ketupat 2018 sebanyak 91 kasus dan 2019 sebanyak 67 kasus," pungkas Truno.

Perlu diketahui, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat telah usai melaksakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Ketupat Lodaya 2019. Operasi yang telah dilaksanakan selama 13 hari terhitung mulai tanggal 29 Mei sampai dengan 10 Juni 2019 tersebut, digelar guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah. [gan]

Komentar Pembaca