Penghapusan Diskon Transportasi Online Tidak Berpengaruh Bagi Masyarakat

Ekbis  RABU, 12 JUNI 2019 , 13:49:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

Penghapusan Diskon Transportasi Online Tidak Berpengaruh Bagi Masyarakat

Ilustrasi/Net

RMOLJabar. Pengamat Perkotaan dan Transportasi, Yayat Supriatna menilai rencana pemerintah dalam hal ini kementerian perhubungan (Kemenhub) yang akan mengeluarkan aturan terkait pelarangan diskon pada transportasi online, tidak akan berpengaruh besar pada masyarakat atau dalam hal ini pengguna jasa tersebut.

"Sebenarnya masyarakat lebih suka dengan diskonnya atau dari sisi pelayanannya sih, nah jadi masyarakat sebetulnya tanpa diskon asal pelayanannya cukup baik, apik, kalau beda-beda tipis tidak masalah, kecuali bagu mereka yang punya pendapatan terbatas gitu," Demikian disampaikan Yayat kepada kantor berita RMOLJabar, Rabu, (12/6).

Menurutnya dlihat dari tujuannya, diskon atau penurunan tarif adalah cara untuk mengundang orang mau memanfaatkan moda tersebut.

"Tapi kalau diskon ini juga jangan sampai mematikan kontestasi atau kompetisi antar operator, jangan sampai diskon itu malah merugikan operator atau pihak lain," ujarnya.

"Sekarang bagaimana caranya untuk mencari pola lain, karena diskon juga merupakan bentuk promosi, jadi ada siasat dagang, trik atau siasat yang digunakan untuk mendongkrak, jadi biasalah pada waktu saat sepi, dubuat diskon, itu bagian dari marketing," sambungnya.

Kendati demikian Yayat menuturkan langkah pemerintah membuat aturan pelarangan diskon merupakan bentuk interversi kepada perusahaan moda transportasi online.

"Pengusaha kalau pingin kebebasan untuk melakukan hak itu mereka pasti konflik karena itulah satu-satunya cara mereka untuk mempromosikan sebuah moda transportasi ya mainnya di diskon," jelasnya.

Diketahui pelarangan diskon akan dikeluarkan pada akhir Juni, dimana aturan ini bersamaan dengan tarif baru ojek online.

"Nah jadi ibaratnya itu apakah pemerintah harus terus menerus intervensi terkait strategi marketing yang dibuat oleh coorporate, kecuali kalau coorporate itu melakukan tindakan-tindakan yang mengurangi sistem layanan," tandasnya. [jar]

Komentar Pembaca