PHPU, KPU Purwakarta Kirim Berkas Ke MK

Politik  RABU, 12 JUNI 2019 , 18:19:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

PHPU, KPU Purwakarta Kirim Berkas Ke MK

RMOLJabar

RMOL. Sebagai alat bukti Perselihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019. KPU Kabupaten Purwakarta telah mengirimkan berkas-berkas terkait Pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pengumpulan dan pengiriman berkas pemilu ke MK itu dilakukan jelang sidang PHPU yang dijadwalkan pada pada Jumat (14/6) mendatang.

Ketua KPU Purwakarta, Ahmad Ikhsan Faturrahman menyebut pihaknya telah membuka kotak suara untuk mengambil berkas guna alat bukti di persidangan tersebut.

"Kemarin, Selasa (11/6) siang kami telah membuka kotak suara untuk mengambil salinan dokumen yang diperlukan disaksikan oleh Bawaslu dan kepolisian setempat," kata Ahmad, Rabu (12/6).

Ia menyebut bahwa pembukaan segel dan kotak suara untuk pemenuhan alat bukti telah sesuai dengan PKPU Nomor 4 Tahun 2019 Pasal 95.

Pasal tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Umum menyatakan KPU/KIP Kabupaten/Kota dapat membuka kotak suara untuk mengambil formulir yang digunakan sebagai alat bukti dalam penyelesaian perselisihan hasil Pemilu.

Termasuk atas permintaan KPU RI berdasarkan surat KPU Nomor 877/PY.01.1/3D/03/KPU/V/2019 terkait pengumpulan alat bukti untuk PHPU di MK yang tengah bergulir.

Ahmad mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan sejumlah dokumen dan berkas ke Jakarta, tidak lama setelah pembukaan kotak suara.

"Yang dikirimkan berupa salinannya, dan sudah dikirimkan kemarin malam. KPU Purwakarta mengirim satu boks dan 12 map berisikan dokumen yang diperlukan," ujarnya.

Tidak ada delegasi dari KPU Purwakarta pada gelaran sidang MK pada gugatan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Namun Ahmad menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan saksi atau keterangan terkait PHPU yang sedang ditangani MK. "Kami belum ditunjuk dan menunggu itu. Pada dasarnya kami siap ketika diminta oleh MK untuk memberikan keterangan," ucapnya.

Satu Boks Dan 12 Map Berkas

Sebanyak 1 boks dan 12 map berkas untuk pemenuhan alat bukti Perselihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) telah dikirimkan oleh KPU Purwakarta.

"Kami sudah kirimkan kemarin malam ke Jakarta, total berkas yang dikirim yaitu satu boks dan 12 map," kata kata Ahmad.

Mulai dari salinan berita acara rekapitulasi oleh KPU dari berbagai tingkatan hingga laporan kronologi Situng telah diberikan. Ahmad menjelaskan sejumlah berkas yang baru saja dikirimkan ke KPU RI untuk menghadapi gugatan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

KPU Purwakarta memberikan salinan berupa BA dan keputusan KPU Purwakarta tentang rekapitulasi DPTHP-3 tingkat kabupaten dalam Pilpres 2019.

Selain itu ada juga salinan berkas surat KPU Purwakarta yang berhubungan dengan sosialisasi  dan kampanye dalam Pilpres 2019. Serta salinan berkas keputusan KPU Purwakarta tentang rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dalam Pilpres 2019.

Termasuk seluruh salinan dokumen hasil penghitungan dari tingkat TPS hingga di tingkat Kabupaten.

"Ada juga kumpulan salinan formulir model DB-KPU dan DB1-PPWP, model DB2-KPU, model DB.TT-KPU, model DB.DH-KPU, model DB.C6-KPU, model DA-KPU, DA1-PPWP, dan DAA1-PPWP, model DA2-KPU, model DA.TT-KPU, model DA.DH-KPU, model D.C6-KPU," ujarnya.

Salinan berkas berupa laporan kronologis atas permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTB) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK) pun turut dikirimkan. [jar]

Komentar Pembaca