Kuasa Hukum Habib Bahar Kecewa Dengan Tuntutan JPU

Hukum  KAMIS, 13 JUNI 2019 , 20:04:00 WIB | LAPORAN: RIDWAN ABDUL MALIK

Kuasa Hukum Habib Bahar Kecewa Dengan Tuntutan JPU

Ichwan Tuankotta/RMOLJabar

RMOLJabar. Kuasa hukum terdakwa kasus penganiayaan anak di bawah umur Bahar bin Smith, Ichwan Tuankotta menyayangkan tuntutan 6 tahun hukuman pidana yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), pada persidangan yang digelar Pengadilan Negeri (PN) Bandung di Gedung Arsip dan Perpustakaan, Kota Bandung, Kamis (13/6).

"Kami kecewa berat, diluar prediksi kita, 6 tahun itu sesuatu yang berat buat kami," ucapnya usai persidangan.

Menurut Ichwan, terdapat pertimbangan dari jaksa bahwa ada hal yang meringankan tuntutan yang disampaikan oleh jaksa penuntut umum dalam persidangan. Diantaranya Habib Bahar selama persidangan kooperatif, juga selama ini menyesali perbuatannya.

"Jadi kami menganggap bahwa jaksa penuntut umum tidak tidak melihat pertimbangan-pertimbangan kebaikan-kebaikan yang sudah, yang selama ini fakta-fakta persidangan ada begitu tanggapan kami mungkin," ujar Ichwan.

Sebagai tindak lanjut dari tuntutan jaksa, pihaknya akan mempersiapkan nota pembelaan atau pledoi untuk mematahkan argumen jaksa.

"Ya tadi kita sampaikan bahwa kita akan mengajukan nota pembelaan, pledoi, kita juga punya argumen untuk mematahkan argumen dari jaksa," pungkasnya.

Pelru diketahui, Habib Bahar bin Smith dituntut hukuman pidana 6 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam persidangan, Jaksa mengungkapkan Bahar terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki.

Jaksa memaparkan, Bahar terbukti bersalah sesuai pasal Pasal 333 ayat (2) KUHPidana dan atau Pasal 170 ayat (2) dan Pasal 80 ayat (2) Jo Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Selain itu Bahar juga diwajibkan membayar hukuman dengan 50 juta subsidair 3 bulan kurungan pidana. [gan]

Komentar Pembaca
Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA