Tiga Point Deklarasi Kota Banjar Jelang Sidang PHPU Di MK

Politik  JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 05:30:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Tiga Point Deklarasi Kota Banjar Jelang Sidang PHPU Di MK

Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih di Apel Ketupat Lodaya/RMOLJabar

RMOLJabar. Polres Banjar menggelar apel konsolidasi operasi ketupat lodaya 2019, Kamis (14/6). Selain itu, apel ini pun sekaligus kesiapan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).

Apel yang digelar di halaman Mapolres Banjar ini, dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih dan diikuti oleh 200 pasukan gabungan dari TNI, Polri, Dishub, Pol PP, BPBD, PMI, Tagana, Pramuka, dan Orari.

Dalam apel ini, Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri serta seluruh elemen masyarakat Kota Banjar yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama lebaran 2019 ini.

"Saya ucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, serta masyarakat yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama lebaran, sehingga Banjar tetap kondusif," ucapnya.

Dalam apel ini pun sekaligus mendeklarasikan kesiapan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pada 28 Juni 2019 mendatang di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta.

Ada tiga point deklarasi yang diucapkan oleh Wali Kota Banjar, Kapolres Banjar, Dandim 0613 Ciamis, Kepala Kejaksaan Negeri Banjar, Ketua Pengadilan Banjar dan seluruh element masyarakat.

Isi dari Deklarasi tersebut yaitu Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa kemudian Menolak adanya Mobilisasi Massa dan Inkonstitusional dan Menolak dengan Keras Segala Bentuk Kerusuhan.

"Kita sudah deklarasi bahwa dari Banjar tidak ada satu pun dan organisasi mana pun yang berangkat ke Jakarta," katanya.

Sementara itu, Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana mengatakan, dalam Operasi Ketupat Lodaya 2019 ini, Polres Banjar menurunkan 600 personil gabungan dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Tagana, Pramuka, PMI, dan Orari.

"Alhamdulillah selama 12 hari pelaksanan Operasi Ketupat Lodaya 2019 sejak dimulai tanggal 29 Mei 2019 hingga 10 Juni 2019 kemarin, situasi dan kondisi di Kota Banjar aman dan kondusif. Tidak ada kejadian-kejadian, bahkan kegiatan-kegiatan masyarakat pun berjalan lancar," ujarnya. [Dede Gumilar-yud]


Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00