Demokrat Kota Cirebon Menolak Keras Wacana KLB

Hukum  MINGGU, 16 JUNI 2019 , 18:35:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Demokrat Kota Cirebon Menolak Keras Wacana KLB

M. Handarujati Kalamullah/RMOLJabar

RMOLJabar. Wacana Kongres Luar Biasa (KLB) yang digulirkan Gerakan Moral Penyelamat Partai Demokrat (GMPPD) mendapat penolakan keras dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Cirebon.

"Dalam beberapa hari terakhir ini mengemuka wacana untuk pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat, yang digulirkan oleh beberapa orang di DPP Partai Demokrat. Untuk itu, kami dari DPC Partai Demokrat Kota Cirebon bersikap," tulis Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cirebon, M. Handarujati Kalamullah dalam press release kepada wartawan, Minggu (16/6) sore.

DPC Partai Demokrat Kota Cirebon, sebut Andru, sampai saat ini masih memegang teguh fatsun terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kami mendukung Pak SBY untuk menuntaskan amanah sebagai ketua umum sampai tahun 2020," tegasnya.

Andru berharap, cukup sekali dalam perjalanan Partai Demokrat terdapat KLB yaitu pada tahun 2013 yang lalu. Dia tidak ingin ada KLB lagi baik sekarang maupun dimasa yang akan datang.

Justru, kata Dia, DPC Partai Demokrat Kota Cirebon menginginkan roda organisasi kepartaian semakin dewasa, diantaranya dengan mengedepankan Kongres secara berkala dalam merumuskan gagasan besar partai maupun pergantian kepemimpinan.

"Untuk itu kami mendukung pelaksanaan Kongres tahun 2020 mendatang," paparnya.

Di sisi lain, Andru menambahkan, pihaknya juga menyatakan menaruh hormat dan fatsun kepada Mas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat.

"Mas AHY adalah bagian penting dari Partai Demokrat dan kami berkeyakinan beliau adalah pemimpin masa depan, baik di Partai Demokrat maupun Bangsa Indonesia," jelas Andru.

Terkait hasil akhir perolehan suara di Pemilu 2019, Andru menyadari, perolehan suara Partai Demokrat pada Pemilu 2019 mengalami penurunan. Pemilu kali ini Demokrat hanya dapat 7,7 persen suara pemilih, turun cukup signifikan dibanding perolehan suara  Pemilu 2014 yakni 10,9 persen.

Namun demikian, dengan semangat dan soliditas yang kuat di kalangan pengurus maupun kader, dirinya optimis Partai Demokrat akan menyongsong masa depan yang jauh lebih cerah.

"Kami kader dan pengurus DPC Partai Demokrat Kota Cirebon bersyukur atas capaian di tingkat kota. Berkat semangat dan soliditas yang kuat dari seluruh kader maupun pengurus, Partai Demokrat di Kota Cirebon bisa meraih suara dengan jumlah yang meningkat dibanding Pemilu 2014," beber Andru.

Andru bersyukur di DPRD Kota Cirebon periode 2019-2024 nanti, Partai Demokrat berhak mendapat satu kursi pimpinan DPRD, dengan jumlah 4 kursi dan berada di posisi ke-3 hasil Pemilu 2019.

Capaian ini, menurutnya, lebih baik dibanding Pemilu 2014 yang hanya mendapatkan 3 kursi. Padahal, kata Dia, sebelumnya pada Pemilu 2009 sukses mendapat 6 kursi dan berhasil menduduki posisi Ketua DPRD Kota Cirebon.

"Kami kader dan pengurus DPC Partai Demokrat Kota Cirebon berkomitmen untuk menjadi solusi bagi persoalan yang ada di masyarakat. Melalui kerja-kerja politik yang cerdas dan santun, dengan berlandaskan pada ideologi partai; nasionalis-religius," pungkasnya.[son]

Komentar Pembaca
Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA