Erdogan Ancam Pihak-Pihak Yang Ganggu Kapal Turki Di Mediterania Timur

Politik  SENIN, 17 JUNI 2019 , 07:01:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Erdogan Ancam Pihak-Pihak Yang Ganggu Kapal Turki Di Mediterania Timur

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

RMOLJabar. Angkatan Bersenjata Turki baik laut maupun udara siap menggempur siapapun yang mengganggu kapal-kapal Turki yang berlayar di Laut Mediterania Timur.

Hal itu disampaikan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menyusul ketegangan di kawasan itu karena perselisihan ladang gas.

"Siapapun yang berniat buruk terhadap kapal-kapal kita di Mediterania Timur harus tahu, bahwa ada angkatan bersenjata laut dan udara kami yang siap melindunginya," ujar Erdogan dalam Pertemuan Majelis Umum Dewan Eksportir Turki, seperti dimuat Kantor Berita RMOL, Senin (17/6).

Menurut Erdogan, ada informasi yang dikeluarkan oleh sejumlah pejabat Republik Siprus. Informasi itu berisi tentang seruan untuk menangkap awal kapal Turki yang berlayar di Mediterania Timur.

"Mereka tidak akan berhasil mewujudkan niat itu," tegas Erdogan.

"Kami memilih jalur perjuangan untuk kepentingan kami, dan bukan diam melihat situasi yang terjadi di sekitar," imbuh Ketua Partai AK itu.

Polemik ini bermula pada tanggal 4 Mei 2019 lalu. Saat itu, Turki mengumumkan eksplorasi gas di kawasan Mediterania, atas izin dari Republik Siprus Utara.

Hal itu memancing reaksi dari Republik Siprus, karena wilayah yang akan dieksplorasi termasuk juga zona ekonomi ekslusifnya.

Langkah Turki itu kemudian juga mendapat kecaman dari sejumlah negara seperti Yunani, Uni Eropa, Amerika Serikat hingga Mesir. Namun demikian, Ankara tetap akan melanjutkan misinya itu bahkan telah mengirim kapal eksplorasi ke wilayah tersebut. [jar]

Komentar Pembaca
Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA