KPK Desak Ditjen PAS Realisasikan Pemindahan Tahan Korupsi Ke Nusakambangan

Hukum  SELASA, 18 JUNI 2019 , 09:21:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

KPK Desak Ditjen PAS Realisasikan Pemindahan Tahan Korupsi Ke Nusakambangan

Febri Diansyah

RMOLJabar. Sejumlah tahanan korupsi kerap kabur atau tidak ada di dalam Lapas. Menindaklanjuti masalah itu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) desak Ditjen PAS realisasikan rencana aksi terkait pemindahan napi korupsi ke Nusakambangan.

"Di bulan Juni 2019 ini ada beberapa hal yang perlu dilakukan, diantaranya yaitu usulan nama napi korupsi yang akan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, revisi peraturan menteri tentang remisi yang dipandang beresiko transaksional dan evaluasi pedoman teknis sistem permasyarakatan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, seperti dilansir Kantor Berita Politik, Selasa (18/6).

Febri menambahkan, rencana pemindahan tersebut sudah disusun oleh pihak Ditjen PAS dan telah dibahas bersama tim Pencegahan KKPK. Hal itu, kata Febri, diperlukan agar upaya perbaikan Lapas tetap berjalan dalam koridor yang semestinya.

"Kami harap Ditjen Pas juga segera dapat melakukan setiap rencana aksi yang ada tersebut. Usulan napi korupsi yang akan dipindahkan ke Nusakambangan dan pembahasan lebih lanjut KPK dan Ditjen Pas semoga dapat segera direalisasikan," tegasnya.

Namun demikian, Febri belum dapat memastikan daftar nama-nama napi korupsi yang akan segera dipindahkan ke Nusalambangan. Sebab, tidak semua napi korupsi akan dipindahkan ke Nusakambangan.

"Siapa saja yang bisa mengisi itu, usulannya nanti dari pihak Ditjen PAS yang akan dibahas bersama dengan KPK. Tentu tidak semua terpidana kasus korupsi akan dipindahkan ke Nusakambangan. Selain soal kapasitas lokasi di sana aspek pembinaan narapidana juga jadi perhatian dalam konteks ini," demikian Febri.

Diketahui para pejabat KPK dibikin gusar setelah mengetahui terpidana kasus korupsi KTP Elektronik atau KTP-El Setya Novanto terpergok warga sedang plesiran di kawasan Padalarang, Bandung, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Mereka tak ingin pihak Kemenkumham membiarkan kasus-kasus serupa kembali terulang. [son]

Komentar Pembaca
Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 02:38:00

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

SELASA, 11 JUNI 2019 , 23:16:00

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:39:00