JAWA BARAT

Wagub Uu: Sistem Zonasi PPDB Untuk Pemerataan Pendidkan

Pemerintahan  RABU, 19 JUNI 2019 , 00:52:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Wagub Uu: Sistem Zonasi PPDB Untuk Pemerataan Pendidkan

Kunker Wagub Jabar/RMOLJabar

RMOLJabar. Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menyatakan, sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khususnya SMU yang dikelola Pemprov Jabar merupakan salah satu upaya dalam pemerataan pendidikan.

Menurutnya, dengan sistem zonasi ini jumlah siswa di tiap sekolah akan ideal. Sebelum menggunakan sistem zonasi, banyak siswa yang memaksakan mendaftar di sekolah yang dinilai favorit walapun jaraknya jauh dari rumah.

Hal ini menyebabkan ruang kelas dan fasilitas lainnya terus ditambah. Sementara sekolah yang dinilai bukan favorit jumlah siswanya terus menyusut.

"Kalau dengan sistem zonasi ini ke depan akan terjadi pemerataan," ucap Uu, ditemui saat kunjungan kerja ke Majalengka, Selasa (18/6).

Hari kedua pendaftaran PPDB di seluruh Jabar sejauh ini terbilang lancar. Uu mengatakan, walaupun masih ada masyarakat yang merasa dirugikan khususnya pada sistem zonasi, namun hasilnya akan terasa pada jangka panjang.

"Memang ada sebagian masyarakat yang merasa dirugikan khususnya pada sistem zonasi, tapi ini kan bukan jangka pendek nanti akan terasa dalam jangka panjang sekian tahun mendatang akan terjadi pemerataan siswa di masing-masing sekolah dan daerah," kata Uu.

Terkait sekolah yang lokasinya jauh dari permukiman warga, Uu menilai, hal itu tidak bukanlah suatu kendala karena dapat disesuaikan dengan kebijakan masing-masing daerah.

"Ada sekolah di perkotaan yang wilayahnya tidak ada atau sedikit pemukiman lebih banyak perkantoran tapi kan sedang disempurnakan. Karena dalam PPDB ini kami mengikuti aturan dari pemerintah pusat tapi kami juga memodifikasi asal tidak melanggar aturan yang intinya bagaimana seluruh anak Jabar bisa masuk seluruhnya ke sekolah," jelasnya.

Dirinya berharap, masyarakat Jabar seluruhnya dapat mengikuti sistem PPDB yang sedang dibuka hingga 21 Juni 2019.

Selain itu, kata Uu, bagi calon siswa yang tidak diterima di SMU negeri, kemudian tidak mampu dari segi biaya untuk mendaftarkan di sekolah swasta, pihaknya akan membantu pembiayaannya.

"Karena pendidikan adalah kewajiban kami untuk memberikan kepada seluruh masyarakat, jangan pesimis sekalipun tidak diterima di sekokah negeri di swasta pun akan kami bantu untuk pembiayaannya," pungkasnya. [gan]

Komentar Pembaca
Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

Prabowo Cocok Jadi Wantimpres

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 14:25:41

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Gunungpati Semarang
Walikota Medan Terjaring OTT KPK

Walikota Medan Terjaring OTT KPK

RABU, 16 OKTOBER 2019 , 11:36:34

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad