Ridwan Kamil: Akademisi Mesin Pembangunan Jawa Barat

Pemerintahan  RABU, 19 JUNI 2019 , 02:28:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Ridwan Kamil: Akademisi Mesin Pembangunan Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Humas Jabar

RMOLJabar. Dalam bingkai 'Dynamic Government' atau Birokrasi Dinamis 3.0, maka kolaborasi menjadi satu konsep jitu untuk mengikat semua pihak agar terlibat dalam pembangunan.

Begitu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat menghadiri acara Halal Bihalal bersama Keluarga Besar Institut Teknologi Bandung (ITB), di Ruang Serbaguna, Gedung CRCS, di Kampus ITB Bandung, Jalan Ganeca, Kota Bandung.

"Khususnya ITB, Jawa Barat punya sebelas alumni ITB. Di antaranya dua asisten daerah, dan sisanya kepala dinas," ucap Emil, sapaan akrabnya, Selasa (18/6).

Untuk itu, Emil mengajak seluruh pihak, khususnya akademisi untuk terlibat dalam pembangunan demi mewujudkan Jawa Barat yang 'Juara Lahir Batin'.

"Ada yang Teknik Sipil, Planologi, Teknik Lingkungan, Geologi, dan lain- lain. Kemudian juga pejabat eselon lainnya, juga ada tim penasehat juga beberapa alumni ITB, juga dari universitas lainnya,"  katanya.

Menurutnya, untuk melakukan pembangunan di Jawa Barat, dibutuhkan kolaborasi nyata, baik dalam kolaborasi, tiap unsur, dengan rasa kebersamaan, akan merancang langkah-langkah terobosan untuk mengatasi keterbatasan pemerintah.

Emil pun berharap, kolaborasi bersama akademisi itu dapat membuahkan rumusan program dalam berbagai bidang, atau berbagai aspek pembangunan.

"Akademisi Orang- orang pintar semua, semua orang lapangan, mesin lapangan, yang membantu Gubernur agar tepat memutuskan suatu kebijakan," ungkapnya.

Akademisi sendiri, kata Emil, memiliki knowledge power yang bisa menghadirkan inovasi, yang kemudian bisa diwujudkan bersama unsur Pemerintah dengan political power.

Sehingga seorang Gubernur seperti dirinya membutuhkan inisiatif, gagasan, dan riset, berbagai fundamental pembangunan Jawa Barat.

"Saya membuka diri meminta masukan dari para pakar. Sehingga saya tidak rugi waktu, dan produktif mengambil keputusan," pungkasnya. [yud]


Komentar Pembaca
Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 14:31:46

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad