Biar Tak Mubazir, Tim Hukum Jokowi-Maruf Hanya Hadirkan Dua Saksi

Politik  JUM'AT, 21 JUNI 2019 , 07:34:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Biar Tak Mubazir, Tim Hukum Jokowi-Maruf Hanya Hadirkan Dua Saksi

Luhut Pangaribuan /net

RMOLJabar. Palon 01 Jokowi-Maruf rencananya hari ini Jumat (21/6) hanya akan menghadirkan dua orang Ahli dalam sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemihan Umum (PHPU) Pilpres 2019.

Hal tersebut seperti ditegaskan Kuasa Hukum Paslon 01, Luhut Pangaribuan di Gedung MK, Jalan Merdeka Barat, Kamis (20/6) sore.

"Kami sudah bicarakan, Prof. Dr. Edy Hiares dari UGM dan perspektif bicara Tata Negara, Dr Heru karena dia menulis disertasi tentang itu," kata Luhut kepada wartawan seperti dikutip dari kantor Berita RMOL.

Luhut menambahkan, pihaknya tak memerlukan banyak saksi dalam sidang PHPU Pilpres 2019. Pasalnya, ia menilai banyak saksi yang dihadirkan akan menjadi percuma karena saksi dari Paslon 02 tidak dapat membuktikan gugatannya.

"Untuk memperjelas, walaupun sebenarnya Pemohon tidak bisa membuktikan apa yang disebut Terstruktur Sistematis dan Massif (TSM). Berdasarkan fakta, mungkin saksi tidak akan sebanyak 15 orang, karena tidak ada lagi yang harus dibuktikan, 15 orang akan mubazir dan akan diulang-ulang," ujar Luhut.

Lebih lanjut, Luhut menegaskan pihaknya tetap akan menghadirkan saksi dan ahli pada sidang PHPU Pilpres 2019. Hanya saja, untuk jumlah saksi dan ahli yang akan dihadirkan tidak sebanyak saksi Paslon 02.

"Kami tetap akan hadirkan tapi jumlah tidak besar yang dialokasikan," demikian Luhut. [din]



Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00