25 Orang Diduga Telah Menerima Aliran Dana PDAM Tirta Tarum Karawang

Hukum  MINGGU, 23 JUNI 2019 , 15:51:00 WIB | LAPORAN: NURJAYA BACHTIAR

25 Orang Diduga Telah Menerima Aliran Dana PDAM Tirta Tarum Karawang

Supriyadi, Kuasa Hukum Novi Farida/RMOLJabar

RMOLJabar.  Kasubag Kas PDAM Tirta Tarum Kabupaten Karawang, Novi Farida, sudah membeberkan aliran uang haram dengan total Rp 3,9 miliar kepada penyidik Unit Tipikor Polres Karawang.

Diungkapkan Supriyadi selaku kuasa hukum Novi Farida, kliennya sudah bersikap koopreatif saat menjalani pemeriksaan.

"Bahwa klien kami selaku pihak yang diperintah atasan memberikan sejumlah uang cash kepada unsur pimpinan di PDAM Tirta Tarum, ada juga oknum pejabat Pemda, anggota Kepolisian, Jaksa, anggota LSM dan Pengacara PDAM. Klien kami sudah blak-blakkan siapa saja yang menerima aliran dana dalam kasus ini," kata Supriyadi kepada awak media, Minggu (23/6).

Atas keterangan kliennya, Supriadi berharap agar pihak kepolisian dapat mengungkap kebenaran materil dengan sejelas-jelasnya.

"Karena ini adalah kasus pidana yang mencari kebenaran materil saya harap kepolisian dapat mengungkap siapa saja yang sudah memakan uang tersebut. Mereka harus bertanggungjawab karena ini uang perusahaan daerah. Jangan sampai berhenti hanya di klien saya saja," tuturnya.

Supriyadi mengungungkapkan bahwa selama ini kliennya hanya menjalankan tugas dari atasan saat mengeluarkan sejumlah uang kepada 25 nama tersebut.

"Ibaratnya klien kami ini hanya kasir yang memberikan sejumlah uang. Untungnya klien kami mencatat setiap pengeluaran dengan rapih, dan semuanya telah disampaikan ke penyidik," ujarnya.

Supriadi menegaskan bila kliennya siap mendapatkan konsekuensi hukum dalam pengungkapan aliran dana haram itu.

"Ibu Novi siap menghadapi apapun yang terjadi, yang penting kita buka semua kasus ini," ucapnya.

Masih kata Supriyadi pihaknya meminta kepolisian segera melakukan audit investigatif, baik dilakukan oleh BPK atau BPKP. Pasalnya, selain kasus raibnya uang PDAM Tirta Tarum, terdapat pula dugaan proyek fiktif yang sudah terjadi di perusahaan daerah Kabupaten Karawang tersebut. [son]

Komentar Pembaca
Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA