KOTA SUKABUMI

Komisioner Bawaslu Tak Hadir, KPU Urung Buka Kotak Suara

Politik  SELASA, 25 JUNI 2019 , 12:59:00 WIB | LAPORAN: FAJAR SIDIQ SUPRIADI

Komisioner Bawaslu Tak Hadir, KPU Urung Buka Kotak Suara

Pembukaan Kotak Suara di KPU Kota Sukabumi Urung Dilakukan/RMOLJabar

RMOLJabar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi urung membuka kotak suara untuk pengambilan alat bukti sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK). Pasalnya, Komisioner Bawaslu Kota Sukabumi di Gudang KPU Kota Sukabumi, hari ini, Selasa (25/6).

Berdasarkan pantauan, Bawaslu hanya mendelegasikan dua staf untuk menyaksikan proses pembukaan kotak suara. Sementara KPU dihadiri sejumlah komisionernnya termasuk dari kepolisain dari perwakilan partai yang bersengketa.

Komisioner KPU Kota Sukabumi Siska Agustia mengatakan, pihaknya tidak mau membuka kotak suara tanpa kehadiran salah satu atau semua Komisioner Bawaslu. Siska ingin yang menandatangani berita acara pembukaan kotak suara adalah pihaknya dengan Komisioner Bawaslu.

Siska berkeyakinan, untuk urusan menandatangani berita acara, Staf Bawaslu tidak bisa menggantikan tugas Komisioner Bawaslu. Menurutnya, aturan PKPU 4/2019 pasal 95 menyebutkan bila orang yang hadir dan menyaksikan pembongkaran kotak suara ialah yang bisa membubuhi tanda tangan dalam berita acara.

"Dalam  hal ini Bawaslu tidak ada yang bisa menandatangi berita acara, sebab yang hadir hanya stafnya saja. Sehingga proses pembukaan kotak suara dibatalkan," ujarnya, Selasa (25/6)

KPU Kota Sukabumi selanjutnya akan berkoordinasi dengan KPU Provinsi untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. "Kita nunggu intruksi lanjutan," ucapnya.

Dijelaskan Siska, apabila sampai batas waktu yang ditentukan KPU tidak bisa membuka kotak suara dan mengambil alat bukti berupa c1 hologram dan c1 plano, maka KPU akan menuliskan kronologis untuk sidang di MK seadanya. Dalam hal ini hanya mengandalkan berdasrakn DAA1 hingga DB. "Batas akhir penyerahan kronologis itu 27 Juni. Paling nanti dibuat kronologis seadanya, sesuai yang dimiliki. Kalau penyerahan alat bukti nanti nunggu jadwal dari KPU RI," ungkapnya.

Diketahui, dari kotak suara tersebut KPU akan mengumpulkan form C1 Hologram dan C1 Plano sebagai alat bukti persidangan sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi. Sidang tersebut sebagai tindaklanjut gugatan PPP yang menuding ada manipulasi perolehan suara pihaknya di 13 TPS.

"Rencananya data itu akan difotocopy yang kemudian data aslinnya dimasukan kembali ke dalam kotak suara. Tentu saja semua proses itu didampingi aparat kepolisian dan disaksikan saksi partai," kata Siska.

Sementara itu, Staf Bawaslu Kota Sukabumi, Ifan menyebutkan bila sejumlah komisioner pengawas pemilu sedang berada di luar kota untuk mengikuti kegiatan di tingkat Provinsi. "Ketua lagi ada kegiatan di luar kota, kalau Komisioner satu lagi sedang sakit, sehingga tidak bisa datang untuk menyaksikan," pungkasnya.[son]



Komentar Pembaca
Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

SENIN, 15 JULI 2019 , 14:53:43

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

JUM'AT, 12 JULI 2019 , 14:15:15

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

KAMIS, 11 JULI 2019 , 17:38:25

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 02:38:00

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

SELASA, 11 JUNI 2019 , 23:16:00

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:39:00