Pemblokiran Akses Medsos Pada Pemilu 2019 Dinilai Sudah Tepat

Politik  SELASA, 25 JUNI 2019 , 15:41:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Pemblokiran Akses Medsos Pada Pemilu 2019 Dinilai Sudah Tepat

Dihadiri puluhan peserta yang terdiri dari berbagai profesi/RMOLJabar

RMOLJabar. Jaring Cirebon untuk kemanusiaan menggelar diskusi publik yang bertemakan 'Memperetar Ukhuwah Watoniyah Dengan Semangat Idhul fitri Pasca Pemilu Serentak 2019', di Kota Cirebon, Selasa (25/6).
Pada diskusi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Komunikasi Dan Informasi Kota Cirebon, Akademisi, Aktivis Cirebon, Mahasiswa Kota Cirebon, serta puluhan peserta yang terdiri dari berbagai profesi.

Dalam sambutannya, Alif selaku perwakilan dari Jaringan Cirebon mengatakan, sebagai salah satu lembaga kemasyarakatan yang berdiri dari sekelompok orang, Jaringan Cirebon siap membangun persaudaraan melalui kegiatan-kegiatan dalam isu-isu kemanusiaan.

"Perbedaan dalam pilihan ini harus kita lebur menjadi persatuan karena pilpres telah berakhir. Gema perbedaan pilpres harus segera diredam karena rekonsialiasi di kalangan elite politik pun sudah dilakukan juga. Kita sebagai masyarakata harus menjadi jembatan bagi masyarakat luas utuk mendukung rekonsialiasi terwujudnya masyarakat yang aman dan adil," kata Alif dalam rilis yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Selasa (25/6).

Terkait dengan Pemilu, menurut Iing Daiman, Kepala Dinas Komunikasi Dan Informasi Kota Cirebon melihat pemblokiran sementara pada akses medsos yang sempat terjadi merupakan hal yang wajar. Sebab, saat ini medsos bisa menjadi pemecah belah bangsa ini.

"Sebelum menyebarkan informasi, kita harus selektif memilih info-info faktual yang sudah di cek terlebih dahulu kebenarannya. Penyebaran informasi dari yang bermanfaat hingga berujung penjara hari ini malang melintang di negara kita, terkait dengan hoax bisa di unduh dalam android citra (cirebon dalam berita)," kata Iing.

Senada dengan Iing, Tokoh Agama Kota Cirebon, Kiai M Ma’shum HD Al- Mustawa mengatakan, Indonesia tidak bisa dikalahkan dengan agresi militer. Sebab Indonesia menganut pembelaan rakyat semesta. Satus-atunya jalan yang bisa dilakukan untuk melumpuhkan Indonesia adalah melalui ide generasi mudanya, melalaui sosial media, serta merusak pemudanya dengan narkoba dan minuman keras.

"Pilpres 2019 seolah dimanfaatkan oleh sekelompok golongan entah itu tititpan suatu negara atau kelompok yang ingin merampas Indonesia, menyebarkan banyak berita-berita bohong, dengan penampilan seolah-olah islam, tapi kerjaanya memecah belah perdamaian, memecah belah kerukunan masyarakat, padahal apa sih yang lebih penting dari semua ini? Yaitu kemanusiaan. Islam itu tidak saling menyakiti, tapi menghargai dan melindungi, meskipun kita berbeda agama, suku, kepercayaan, islam tidak pernah pilih kasih. Inilah kekuatan islam yang di terapkan di Indonesia," papar Kiai Ma'shum.

Selain itu, menurut Aktivis Muda NU, Ahmad Kaelani Pemilu 2019 merupakan Pemilu yang berbeda dengan sebelumnya. Apalagi Pemilu yang diselenggarakan serentak ini mempertarungkan antara Jokowi dan Prabowo, yang di mana bisa dibilang El-Clasico pertarungan pemimpin di Indonesia.

Pun begitu dengan Kaelani, pemblokiran akses pada medsos di Pemilu 2019 sangat berguna. Sebab, dikhawatirkan adanya penyebaran hoax di kalangan masyarakat sehingga dapat mempengaruhi perubahan sosial di masyarakat.

"Di pemilu 2019 ini ada sebagian kelompok yang beranggapan bahwa kemungkaran yang terjadi hanya bisa di selesaikan dengan tangan. Di mana fungsi tangan terlihat hanya untuk digerakkan dengan kekuatan otot, padahal sebenarnya fungsi tangan ini pun ada banyak, tergantung manusianya mau difungsikan untuk hal kebaikan atau keburukan," kata Kaelani.

"Sudah terbukti bahwa sebetulnya Indonesia ini sangat toleran dan nasionalis, maka kita harus cerdas dan jangan sampai dengan mudah menyerahkan diri untuk terkontaminasi dengan hoax yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan kita," tutup Kaelani. [aga]


Komentar Pembaca
Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

Kemesraan Jokowi-Prabowo Belum Berlalu

SENIN, 15 JULI 2019 , 14:53:43

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

Lebih Baik Prabowo Mati Daripada Berkhianat

JUM'AT, 12 JULI 2019 , 14:15:15

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

Jokowi Jangan Beli Kucing Dalam Karung

KAMIS, 11 JULI 2019 , 17:38:25

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

Shalat Jenazah Ustadz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 02:38:00

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

Mantan Kasal Shalat Ied Di Banuraja

RABU, 05 JUNI 2019 , 13:39:00

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

Jembatan Terpanjang Se-Asia Tenggara

SELASA, 11 JUNI 2019 , 23:16:00