Pengamat: Jokowi Lebih Aman Ajak Lawan Politik Gabung Koalisinya

Politik  MINGGU, 30 JUNI 2019 , 14:46:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Pengamat: Jokowi Lebih Aman Ajak Lawan Politik Gabung Koalisinya

Joko Widodo dan Ma'ruf Amin/net

RMOLJabar. Joko Widodo sebaiknya memasukan salah satu partai yang tergabung dalam koalisi Indonesia Adil Makmur untuk bergabung dalam pemerintahan yang akan dia pimpin.

"Meskipun telah menguasai lebih 60 persen kursi DPR, tampaknya jauh lebih aman jika Koalisi Indonesia Kerja dapat mengajak serta salah satu partai anggota Koalisi Adil Makmur untuk bergabung," ucap analis politik Exposit Strategic, Arif Susanto seperti dilansir Kantor Berita RMOL, Minggu (30/6).

Arif menilai hanya ada dua parpol dari Koalisi Adil Makmur yang mungkin diajak bergabung, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat.

"Sementara cukup sulit untuk menemukan platform bersama untuk mengajak serta Gerindra dan PKS, peluang lebih baik kerja sama dimiliki oleh Demokrat dan PAN," katanya.

Arif berpandangan, PAN memiliki pengalaman bekerja sama dengan setiap pemerintahan sejak 1999. Tapi, dua periode terakhir PAN memiliki masalah dengan konsistensi.

Tak hanya PAN, Partai Demokrat juga dinilai selalu membingungkan posisi politiknya sejak 2014. Karenanya hemat dia, Jokowi harus memperhatikan tiga hal jika ingin mengajak lawan politiknya bergabung dengan pemerintahan lima tahun kedepan.

"Pertama, kehadiran mitra baru tidak mengganggu soliditas kerja sama dalam koalisi," papar Arif.

Yang kedua, mitra koalisi dapat memberikan prioritasnya untuk dapat meningkatkan kinerja pemerintah Jokowi-Maruf selama lima tahun ke depan.

"Ketiga, tidak terjadi saling rebut panggung untuk membuka peluang partai maupun kandidat bersaing pada 2024," tandasnya. [son]

Komentar Pembaca
Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA
IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

IMM Gelar DAD Di kampus STEBISMU Sumedang

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 22:53:00