Naas, Asep Dibuang Keluarga Dalam Keadaan Lumpuh

Peristiwa  SENIN, 08 JULI 2019 , 19:04:00 WIB | LAPORAN: NURJAYA BACHTIAR

Naas, Asep Dibuang Keluarga Dalam Keadaan Lumpuh

Asep Tahyar Terbaring Lumpuh Di Gubuknya/RMOLJabar

RMOLJabar. Kondisi mengenaskan dialami Asep Tahyar ( 55) warga Dusun Sukamaju RT 2 RW 9, Desa Cikampek Timur, Kabupaten Karawang. Ditelantarkan keluarganya dalam keadaan sakit parah. Dia tinggal dalam gubuk di pinggir lahan tempat pemakaman umum (TPU).

Asep Tahyar yang dulunya aktif jadi Satgas PDIP Karawang, hanya bisa berbaring di atas dipan kayu. Tubuh pria paruh baya itu tak bisa bergerak karena penyakit stroke.

Berdasarkan keterangan Iis Susyanti (24) dan Tubagus Muhanmad Arif (19), untuk makan dan minum, Asep mengandalkan uluran tangan warga. Mereka bergantian menyuapi, membawakan baju ganti dan merawat pria malang itu.

"Setiap pagi dan sore kami datang ke sini membawakan makanan untuk Pak Asep," kata Iis usai menyuapi Asep di gubuknya, Senin (8/7) sore.

Masih kata Iis,  sudah hampir tiga pekan dia dan adiknya merawat Asep. Iis mengaku tak tega melihat kondisi Asep yang mengenaskan.

"Saya tahu kabar Pak Asep dari ayah saya. Kebetulan ayah dan Pak Asep teman satu sekolah saat SMP. Jadi ini amanat dari ayah," kata Iis.

Di tengah rasa iba, Iis mengaku sempat bertanya keinginan Asep. Iis selalu mencoba berkomunikasi meski Asep sulit bicara.

"Saya coba ngobrol tapi Pak Asep sering sedih. Ditanya di mana keluarganya, bapak enggak pernah jawab, cuma nangis saja," tutur Iis.

Lanjut  Iis, Asep sering menceritakan jika ia ingin meminta maaf kepada anak-anaknya. "Sambil terbata-bata, Pak Asep bilang ingin cepet pergi dari gubuk ini. Dia berharap pengen diurus sama siapa aja yang ikhlas," tutur Iis.

Senada dengan Iis, Ujang Sujatna (45) teman sekolah Asep satu SD, membenarkan jika Asep ditelantarkan oleh keluarganya. "Anak-anaknya enggak mau ngurus," ujar Ujang.

Masih menurut Ujang, Asep ditemukan warga sedang mengemis di jalanan.  Ujang dan Deden Darmansyah kemudian membuatkan gubuk untuk ditempati Asep.

Atas inisiatif Deden pula, Asep dibawa ke rumah sakit setempat. Dia menyesalkan kasus penelantaran orang sakit terjadi di lingkungannya.
 
Deden juga mengimbau Pemkab Karawang untuk membuat fasilitas perawatan bagi orang-orang yang senasib dengan Asep. Dia pun tak bisa menyembunyikan kekecewaan atas lambatnya pihak pemerintah setempat dalam menangani kasus yang menimpa Asep.

" Ramai di Medsos dan media baru ada tindakan,"ucapnya.[son]


Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00