KOTA CIREBON

17 September, Demokrat Bakal Gelar Musancab Serentak

Politik  KAMIS, 11 JULI 2019 , 14:19:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

17 September, Demokrat Bakal Gelar Musancab Serentak

Ilustrasi Demokrat/Net

RMOLJabar. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Cirebon dalam waktu dekat akan menggelar Musyawarah tingkat Kecamatan. Musyawarah tingkat Kecamatan disebut dengan Musyawarah Anak Cabang (MusAncab).

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cirebon, M. Handarujati Kalamullah menjelaskan, pasca Pemilu 2019, hampir di seluruh DPC se-Jawa Barat, termasuk di Kota Cirebon masih menanti arahan dari pimpinan di atas, baik DPD (Provinsi) maupun DPP (Pusat).

Terkecuali, kata Andru sapaannya, dalam waktu dekat mengenai MusAncab. Sebab, MusAncab ini berdasarkan instruksi teranyar dari DPP Partai.

"Arahan dari DPP Partai Demokrat adalah setelah Pileg semua pimpinan anak cabang di DPC-DPC yang belum menyelenggarakan MusAncab, itu diminta untuk segera melakukan kegiatan Musyawarah Anak Cabang," kata Andru saat di gedung DPRD Kota Cirebon, Kamis (11/7).

"Dan Partai Demokrat termasuk di Kota Cirebon yang akan menyelenggarakan musyawarah anak cabang," tambahnya.

Untuk tingkatan Kecamatan, Partai Demokrat di seluruh Pimpinan Cabang diberi schedule untuk penyelenggaraan MusAncab oleh DPP di tanggal 17 September 2019 ini.

Sementara itu, bicara evaluasi kerja politik DPC Partai Demokrat di Kota Cirebon, menurut Andru, masih dalam posisi aman lantaran hasil eskalasi politik di Pemilu 2019. Perolehan suara Partai Demokrat di Kota Cirebon mengalami peningkatan, baik suara maupun jatah kursi legislatif.

"Karena dari 27 Kota/Kabupaten, ada 4 daerah yang memang mendapati kursi pimpinan DPRD. Kabupaten Karawang, Kota Cirebon, kemudian Cimahi dan juga Ciamis," sebutnya.

"Kalau kita melihat komposisi di Kota Cirebon sekarang, Alhamdulillah, 2014 kita 13.339 suara, 3 kursi. Sekarang kita 22.297 suara, 4 kursi," jelas Andru.

Andru melanjutkan, setelah MusAncab, DPC Partai Demokrat Kota Cirebon akan melakukan reposisi dan restrukturisasi internal Cabang. Hal ini dilakukan untuk memformulasikan langkah politik partai ke depan setelah dibentuk pengurus DPC hasil Muscab pada Februari 2018 lalu.

Andru mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima olehnya, DPD dan DPP tetap akan berpegang pada periodisasi kepengurusan masa bakti 2018-2023. Terkecuali ada 2 DPC di Jawa Barat yang akan restrukturisasi. Kedua Jabatan Ketua DPC itu karena mengundurkan diri dan meninggal dunia.

"Yang pertama mengundurkan diri. Yang kedua meninggal dunia. Yaitu Kabupaten Tasik dan Kabupaten Pangandaran," pungkasnya. [gan]

Komentar Pembaca
Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 14:31:46

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

Anies Dan 100 Ribu Bougenville

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:16:00

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad