Lirik AHY, Demokrat Kota Cirebon Sebut Jokowi Belajar Dari SBY

Politik  KAMIS, 11 JULI 2019 , 16:54:00 WIB | LAPORAN: AHYARUDDIN ASEP

Lirik AHY, Demokrat Kota Cirebon Sebut Jokowi Belajar Dari SBY

M. Handarujati Kalamullah/RMOLJabar

RMOLJabar. Penentuan jajaran Kabinet era kepemimpinan ke-2 Presiden Jokowi, masih menggelinding di ruang pembicaraan publik. Terlebih, pasca ditetapkannya keputusan MK, bahwa Jokowi melalui kuasa hukumnya menang dalam persidangan.

Ada sejumlah elit, baik politisi maupun birokrasi (profesional) yang massif dikabarkan bahkan digadang-gadang bakal masuk dalam jajaran Kabinet Kerja Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Menariknya, Elit kalangan politisi yang diprediksi bakal masuk Kabinet, tidak hanya dari Elit Politik partai koalisi. Putra Pendiri Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), disinyalir dirangkul Jokowi untuk masuk Bursa Kabinet.

Menanggapi informasi tersebut, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cirebon, M. Handarujati Kalamullah mengatakan, jika memang itu dilakukan Jokowi, maka hal yang sama juga pernah dilakukan pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kami melihat, selama itu memang untuk kebaikan negeri, saya kira ga ada yang salah. Sah-sah saja. Kita belajar dari kepemimpinan SBY, selama 10 tahun memimpin negara. Hal itu pernah dilakukan SBY. Bukan berarti rekan-rekan yang awalnya tidak berkoalisi dengan Partai Demokrat pada saat itu, tidak digandeng," kata Andru di Gedung Dewan Kota Cirebon, Kamis (11/7).

Menurut Andru, semua elit politik di Pemilu saat SBY mencalonkan sebagai Presiden selama 2 kali pemilu, maka teman-teman itu semua mendapatkan porsi yang menurutnya sangat pas antara yang profesional dengan yang mewakili partai politik. Karena dari partai politik pun diisi oleh orang-orang yang kuat dan orang-orang yang hebat.

"Jadi saya kira sah-sah saja kalau memang nanti ada keinginan Pak Jokowi menarik AHY, untuk masuk dalam jajaran Kabinet," sebutnya.

Bukan tanpa alasan Andru mengatakan seperti itu. Andru menilai, AHY memiliki Sumber Daya Manusia yang bagus, jiwa kepemimpinannya pun sudah teruji salah satunya saat memimpin Kogasma Partai Demokrat dan sebagainya.

"Demokrat sudah mengambil sikap, manakala dibutuhkan oleh Pemerintah, iya kita akan tetap," pungkasnya. [aga]

Komentar Pembaca
Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA