KABUPATEN BANDUNG BARAT

Evaluasi JKN-KIS, Pejabat BPJS Turun Kampung

Ekbis  JUM'AT, 12 JULI 2019 , 12:42:00 WIB | LAPORAN: TRI JUNARI

Evaluasi JKN-KIS, Pejabat BPJS Turun Kampung

Program 'Turun Kampung' BPJS Kesehatan di KBB

RMOLJabar. Dalam rangka memperingati HUT ke-51, BPJS Kesehatan menggagas program 'Turun Kampung' ke beberapa pelosok daerah di Indonesia. Program ini diikuti jajaran Direksi dan senior leaders BPJS Kesehatan untuk melihat langsung implementasi JKN-KIS

Deputi Direksi Bidang JPKP BPJS Kesehatan, Dwi Martiningsih mengatakan, pihaknya ingin melihat, mendengar dan memahami kondisi di lapangan terkait implementasi JKN-KIS.

Kondisi geografis di Indonesia sangat bervariasi, begitu juga dengan demografi dan latar belakang perekonomian penduduknya. Oleh karena itu, kami ingin mendengar langsung suara masyarakat tentang pelaksanaan JKN-KIS di berbagai tempat, khususnya wilayah pelosok,” ungkapnya saat ditemui di sela-sela kegiatan BPJS Kesehatan Turun Kampung di Desa Tanjungjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (12/7).

Menurutnya, dengan mendengar langsung kondisi riil di masyarakat, kedepan BPJS Kesehatan terus bebenah diri dan mengetahui mana saja yang perlu dipertahankan atau disempurnakan.

"Ini akan menjadi evaluasi kami untuk melakukan peningkatan layanan JKN-KIS ke depan,"jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, lanjut Dwi, BPJS Kesehatan juga mengajak masyarakat untuk membiasakan perilaku hidup sehat.

Masyarakat punya peran besar untuk mengawal agar Program JKN-KIS bisa terus berjalan, salah satunya dengan menjaga agar yang sehat tetap sehat, dan yang sakit tidak bertambah parah. Sehat itu murah dan mudah. Makan dengan gizi seimbang, istirahat cukup, dan olah raga ringan tiap hari. Ini hal yang sederhana, tapi tantangannya luar biasa karena tergantung komitmen kita sendiri,”tandasnya.

Ia pun mengingatkan kembali makna gotong royong yang menjadi filosofi BPJS Kesehatan dalam mengemban tugasnya menjalankan Program JKN-KIS.

Jangan lupa, iuran dari peserta yang sehat membantu peserta yang sakit. Untuk itu, diperlukan sinergi yang kuat dari seluruh masyarakat, khususnya yang sudah menjadi peserta JKN-KIS, agar gotong royong dapat terwujud dan program perlindungan kesehatan ini dapat berjalan optimal,”katanya.[son]



Komentar Pembaca
Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA