Kesulitan Backup Data Smartphone? Begini Solusinya

Ekbis  SABTU, 13 JULI 2019 , 16:14:00 WIB | LAPORAN: DINNI KAMILANI

Kesulitan <i>Backup</i> Data Smartphone? Begini Solusinya

Perkenalkan SanDisk/RMOLJabar

RMOLJabar. Kehadiran smartphone telah menjadi bagian penting di kehidupan sehari-hari. Kita menggunakan smartphone untuk menyimpan dan berbagi tentang kehidupan kita, baik itu mengambil foto atau video untuk berbagi kenangan, atau untuk menjaga hubungan dengan rekan dan kerabat melalui telepon, SMS, atau media sosial.

Menurut survei oleh DEKA yang dikomisikan oleh Western Digital Corp. berjudul Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey, 67% orang Indonesia pernah kehilangan data di smartphone mereka, yang berujung pada perasaaan kesal, seringkali pengguna sibuk membuat konten, dan kerap kali lupa untuk melindungi konten penting tersebut.

"Lebih dari 80% responden survei telah menyadari pentingnya melakukan back-up data. Namun, hanya sepertiga dari mereka yang melakukan back-up secara teratur selama sebulan sekali," demikian dikatakan Research Director Deka Insight, Mamik S Leonardo, Jum'at (13/7).

Riset ini melibatkan 1.120 responden dari 6 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Medan, dan Makassar.

Seiring dengan meningkatnya penggunaan smartphone, jumlah konten digital mengalami pertumbuhan pesat. Pada bulan September 2018, tingkat penetrasi smartphone di Indonesia telah mencapai 27,4%. Angka ini setara dengan kira-kira 73 juta pengguna smartphone di Indonesia.

Hal ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah pengguna smartphone terbanyak keenam di dunia. Oleh sebab itu, tren dalam aktivitas digital dan manajemen data masyarakat urban Indonesia menjadi menarik untuk ditelusuri lebih jauh.

Berikut adalah beberapa penemuan menarik dari Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey oleh Western Digital:

Sebanyak 97% responden mengandalkan smartphone sebagai gawai utama dalam keseharian mereka. Responden yang lebih muda cenderung lebih banyak menggunakan smartphone mereka untuk lebih banyak fungsi, mulai dari gaming, navigasi, video streaming, atau berbelanja online.

Menariknya, survey ini juga menunjukkan bahwa smartphone sudah menjadi pengganti ‘kamera’. Lebih dari 90% responden yang memiliki smartphone mengatakan bahwa mereka lebih sering menggunakan smartphone untuk mengambil gambar daripada untuk menelepon (87%) atau chatting (72%). Akibatnya, data yang ada pada smartphone hampir seluruhnya terdiri dari foto (98%) dan video (79%).

"Umumnya, masyarakat Indonesia menggunakan smartphone dengan memori internal 16-32 GB (56% responden)," kata Mamik.

Namun, tentu kapasitas tersebut tidak akan cukup untuk menampung simpanan foto dan video yang terus bertambah di smartphone. Survei membuktikan bahwa lebih dari setengah responden mengatakan bahwa mereka hanya memiliki sisa memori 1-3 GB di smartphone mereka.

"Selama ini, banyak yang berpikir bahwa proses pencadangan atau back-up data adalah sesuatu yang rumit atau terlalu memakan waktu, sehingga mereka jarang melakukannya," ujar Mamik.

Salah satu brand dalam naungan Western Digital Corp, yaitu SanDisk yang mengklaim brand terdepan dalam solusi penyimpanan mobile, ingin memberikan solusi kepada para pengguna dengan mempermudah dan mempercepat proses penyimpanan dan back-up data di perangkat mobile

Kerap kali konsumen mengalami kekurangan memori di smartphone mereka, sehingga harus menghapus file untuk menambah kapasitas yang luang. Solusi mobile storage SanDisk dirancang untuk membantu pengguna dengan mudah membebaskan memori smartphone, dimana pun dan kapan pun.

"Pengguna hanya perlu menyambungkan smartphone mereka dengan USB OTG SanDisk Dual Drive (Android) atau iXpand Flash Drive (iPhone) untuk memindahkan foto dan video dan membebaskan memori pada smartphone mereka," jelas Merry Tjhin, selaku Channel Sales Manager Western Digital.

Perangkat tersebut merupakan solusi baik untuk mereka yang berencana berganti smartphone, karena mereka dapat dengan mudah memindahkan data dari smartphone lama ke yang baru.

"Plug and Play yang Praktis Survei menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna smartphone tidak melakukan back-up secara teratur.  Padahal, proses back-up sebenarnya bukanlah sesuatu yang rumit atau makan waktu," jelas Marry.

Aplikasi mobile SanDisk Memory Zone (android) dan iXpand (iphone) Drive dapat mem-back up foto dan video dengan cepat dan memindahkannya ke komputer atau smartphone lain jika dibutuhkan.

"Pengguna bahkan dapat mengatur agar aplikasi melakukan back-up secara otomatis untuk file-file penting setiap kali USB OTG dihubungkan dengan smartphone. Sungguh praktis,"  ujarnya.

Selain menyimpan dan melindungi data di smartphone, aplikasi SanDisk Memory Zone dan iXpand Drive App juga dapat menyimpan dan mem-back up berbagai konten dari media sosial, seperti foto dan video, ke USB OTG SanDisk Dual Drive atau iXpand Flash Drive. Dengan begitu, pengguna tidak akan kehilangan konten-konten penting dari akun media sosial mereka, termasuk semua foto yang di-tag oleh orang-orang terdekat. [aga]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00