Baznas Purwakarta Tebar 1000 Paket Santunan Anak Yatim

Ragam  SELASA, 16 JULI 2019 , 16:46:00 WIB | LAPORAN: YUSLIPAR

Baznas Purwakarta Tebar 1000 Paket Santunan Anak Yatim

Santunan 1000 anak yatim/RMOLJabar

RMOLJabar. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purwakarta santuni 1.000 anak yatim. Anak-anak yang sudah tak memiliki ayah itu, mendapat paket berupa uang tunai dan perlengkapan sekolah. Lembaga pengelola zakat, infak dan sodakoh itu menggelontorkan uang sebesar Rp150 juta.

Ketua Baznas Kabupaten Purwakarta, Saparudin, mengatakan, lembaganya turut berkontribusi pada peringatan hari jadi Purwakarta yang ke-188 dan Kabupaten Purwakarta yang ke-51. Salah satunya, dengan menyantuni seribu anak yatim yang berasal dari 17 kecamatan.

"Santunan yang berbarengan dengan peringatan hari ulang tahun Purwakarta ini, tidak menyalahi aturan fikih yang ada," ujar Saparudin, Selasa (16/7) di Taman Maya Datar.

Menurut Saparudin, penyaluran santunan ini bersumber dari zakat, infak dan sodakoh, yang dikelola lembaganya. Salah satunya, dari zakat profesi yang dikumpulkan ASN melalui UPZ di masing-masing OPD.

Adapun OPD yang sudah konsisten menyalurkan zakat profesinya untuk dikelola Baznas, salah satunya Dinas Pendidikan. Pada bulan ini saja, Disdik telah menyerahkan Rp130 juta zakat profesi ASN-nya.

"Dengan santunan ini, diharapkan mampu meringankan beban dari keluarga anak-anak yatim tersebut," ujar Saparudin.

Dia menyebutkan, anak-anak yatim yang diberi santunan ini, berasal dari seluruh desa dan kelurahan. Termasuk juga, anak yatim yang berasal dari lingkungan OPD. Seperti dari Dinas Pendidikan yang mencapai 100 anak yatim. Serta, dari Dinas Tata Ruang dan Permukiman yang mencapai 20 anak yatim.

Sementara itu, Nani Nuryani (53 tahun) warga Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, mengaku, dari kemarin dirinya dihubungi aparat pemerintah desa setempat. Jika cucunya, yaitu Zahra Aulia (9 tahun) mendapatkan santunan dari Baznas.

"Cucu saya ini, sejak di dalam kandungan dua bulan sudah ditinggalkan ayahnya. Jadi, sampai sekarang Zahra tidak pernah mengetahui wajah ayah kandungnya," ujar nenek tiga cucu ini.

Dirinya sangat bahagia, ketika cucu pertamanya ini mendapat perhatian dari lembaga pengelola zakat itu. Apalagi, ini merupakan satunan pertama yang diterima Zahra. Nani berencana, uang santunan yang diterima Zahra akan dipergunakan untuk kepentingan sekolahnya. Seperti, untuk uang bekal dan membeli seragam. [gan]

Komentar Pembaca
Tidak Ada Tindakan Tegas, Perekonomian Bisa di Bawah 5 Persen
Pencuri di Semarang Hanya Butuh 10 Detik Gasak Motor
PKS Konsisten Oposisi

PKS Konsisten Oposisi

SENIN, 21 OKTOBER 2019 , 14:43:03

Gerbang DPRD Jabar Rusak

Gerbang DPRD Jabar Rusak

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 , 17:10:00

Perpustakaan Keliling Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad
Bentrok Dengan Polisi, Puluhan Mahasiswa Luka Dievakuasi Ke UNISBA