Tarik Dukungan, Relawan Kecewa Ridwan Kamil Sulit Diajak Komunikasi

Politik  RABU, 17 JULI 2019 , 20:05:00 WIB | LAPORAN: RIZAL FADILLAH

Tarik Dukungan, Relawan Kecewa Ridwan Kamil Sulit Diajak Komunikasi

Gerakan Untuk Ridwan Kamil/RMOLJabar

RMOLJabar. Gerakan Untuk Ridwan Kamil (Gurka) menarik dukungan dari pemenangan kontestasi Pemilu Gubernur Jawa Barat 2018. Pasalnya, sosok Ridwan Kamil dinilai sulit diajak komunikasi dan terlalu banyak pencitraan di media.

Mantan Ketua Dewan Penasihat Gurka, Iwan Suhermawan mengatakan, selama ini pihaknya berupaya menyampaikan aspirasi masyarakat itu langsung kepada Emil (Ridwan Kamil).

Namun, meski terus dicoba, mantan Wali Kota Bandung itu tak juga mau menemui para pendukungnya tersebut.

"Kondisi ini cukup sulit bagi kami (relawan), karena warga terus menagih terkait program-program pembangunan yang dijanjikan saat kampanye. Seperti ada benteng yang menghalangi. Ini berat buat kami. Karena masyarakat terus menagih aspirasi," ucap Iwan, bersama seluruh pengurus relawan tersebut di Jawa Barat, di Bandung, (17/7).

Diakui Iwan, pertemuannya dengan Emil hanya untuk menyampaikan aspirasi warga dan tidak ada niatan lainnya.

"Kami tidak ingin masuk TAP (Tim Akselerasi Pembangunan) yang dibentuk Emil, tak ada di BUMD. Silakan lihat, apa pernah saya masuk Gedung Sate?" katanya.

Oleh karena itu, Iwan menilai, dengan pembubaran dan penarikan ini pihaknya menjadi leluasa dalam mengkritisi kepemimpinan Emil bersama wakil gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

"Silakan sampaikan langsung ke Kang Emil, atau Mr. Arfi Rafnialdi (anggota TAP). Kami punya tanggung jawab moral terhadap masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut, Iwan bersama elemen Gurkan mengkritisi kinerja kepemimpinan Emil di tahun pertama. Menurutnya, orang nomor satu di Jawa Barat itu  terlalu banyak pencitraan di media.

Selain itu, meski banyaknya program-program yang diluncurkan. Namun, manfaatnya tidak dirasakan oleh banyak masyarakat.

Iwan mencotohkan, banyak keluhan warga di program Jabar Quick Response yang belum teratasi di bawah pimpinan Emil. Dari 60 ribuan keluhan di program tersebut, hanya 300 yang sudah ditangani pemerintah tingkat I tersebut.

"Saya tahu dari ketua Jabar Quick Response. Dari 60 ribuan keluhan yang masuk, hanya 300 yang ditindaklanjuti," ungkap Iwan.

Menurutnya, jumlah ini sangat sedikit dibanding 45 juta warga Jawa Barat.

"Sudah setahun, kalau hanya 300, enggak perlu digembor-gemborkan gubernur. Itu cukup program tingkat kecamatan saja," imbuhnya.

Sementara itu, mantan Ketua Gurka Kabupaten Bandung, Dudi Sopandi mengaku, selama ini dirinya terus ditagih mantan pemilih Emil di wilayah tersebut. Lantaran, saat kampanye lalu, pasangan Uu ini menjanjikan lebih dari 700 program untuk masyarakat.

"Perbaikan jalan yang jelek, menyambung jembatan antar kampung, lalu kesehatan, pendidikan," katanya.

Namun, selama ini pihaknya kesulitan mendapatkan kepastian program tersebut dari Emil.

"Tapi harus ke mana lagi, Emil susah dihubungi. Saya tidak bisa apa-apa," katanya.

Lebih lanjut, dirinya meminta partai pengusung Emil di Pemilu Gubernur Jawa Barat agar mengkritisi setiap kebijakan gubernur tersebut.

"Kami juga akan menyampaikan hal ini ke partai pengusung. Agar terus mengkritisi kebijakan gubernur," tandasnya. [yud]


Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Hadiri Peringatan HANI 2019

Hadiri Peringatan HANI 2019

KAMIS, 27 JUNI 2019 , 04:46:00

Jokowi Dan Trump Berbincang

Jokowi Dan Trump Berbincang

SABTU, 29 JUNI 2019 , 14:47:00

Jaga Kebersihan Pantai

Jaga Kebersihan Pantai

SABTU, 22 JUNI 2019 , 16:42:00